08 June 2021, 19:41 WIB

11,3 juta Penduduk Indonesia Sudah Divaksin Covid-19


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

HINGGA Selasa (8/6) ini, penerima program suntikan vaksin covid-19 mencapai lebih dari 18 juta orang. Peningkatan ini dengan adanya tambahan penerima vaksin harian sebanyak 484.564 orang. 

Sedangkan yang menerima vaksinasi tahap kedua jumlahnya meningkat menjadi 11,35 juta orang. Untuk target sasaran vaksinasi berjumlah 40,34 juta orang.

"Pemerintah telah menyelesaikan vaksinasi covid-19 terhadap 11,35 juta orang penduduk Indonesia. Mereka telah mendapatkan dua dosis vaksin covdi-19," bunyi keterangan Satgas Penanganan Covid-19, Selasa (8/6).

Baca juga: Wapres Imbau Perketat Prokes, Covid-19 Mulai Naik Lagi

Jumlah tersebut dicapai setelah adanya penambahan 158.956 orang yang mendapat suntikan kedua dari vaksin covid-19, seperti Sinovac dan AstraZeneca. Lalu, ada penambahan 484.564 orang yang menjalani vaksinasi pertama dibandingkan Senin (7/6) kemarin. Dengan begitu, total 18,26 juta orang telah mendapatkan vaksin dosis pertama.

Saat ini, telah dicapai 28,14% dari 40,34 juta orang yang ditargetkan pemerintah untuk menerima vaksin tahap pertama dan kedua. Dalam hal ini, menyasar tenaga kesehatan, orang lanjut usia dan petugas publik.

Baca juga: Tingginya Mobilitas Penyebab Kasus Covid-19 di Kudus Melonjak

Pemerintah juga akan melakukan vaksinasi terhadap 181,5 juta orang penduduk Indonesia, demi mendapatkan kekebalan kelompok (herd immunity) terhadap penyakit yang menyerang sistem pernapasan.

Secara rinci, 1,39 juta tenaga kesehatan telah menyelesaikan vaksinasi covid-19, dari 1,46 juta orang yang ditargetkan oleh pemerintah. Kemudian, terdapat 2,34 juta orang lanjut usia yang sudah menerima dua dosis vaksin covid-19, dari 21,55 juta orang yang ditargetkan.

Untuk petugas publik, 7,61 juta orang telah mendapatkan dua kali suntikan vaksin covid-19, dari target 17,32 juta orang. Mengenai perkembangan kasus covid-19 per Selasa (8/6), terjadi penambahan 6.294 kasus baru covid-19 dan 5.805 pasien sembuh, serta 189 orang meninggal dunia.(OL-11)
 

 

 

 

 

BERITA TERKAIT