08 June 2021, 08:47 WIB

Jelang Libur Sekolah, Sandiaga Antisipasi Penumpukan Tempat Wisata


Insi Nantika Jelita | Humaniora

JELANG libur sekolah pada akhir Juni, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyiapkan antisipasi penumpukan di destinasi wisata yang ada di Tanah Air.

Pihaknya melibatkan pemerintah daerah (pemda), tim Satgas covid-19 daerah dan pengelola tempat wisata untuk mencegah adanya pelanggaran protokol kesehatan saat libur sekolah.

Baca jugaIni Cara Menggunakan Alat Test Pack dengan Benar

"Libur sekolah ini harus bisa terantisipasi dengan baik. Kami akan melakukan langkah antisipatif dengan berkoordinasi dengan pelaku industri pariwisata, satgas Covid-19 serta pemda untuk kepatuhan terhadap protokol Kesehatan,” ujar Sandiaga dalam Weekly Briefing virtual, Senin (7/6).

Kepala daerah juga diminta untuk terus berkomunikasi dan menginformasikan soal kondisi wilayahnya perihal status kondisi penularan covid-19. Jika masuk dalam zona hijau, maka tempat destinasi di daerah itu diizinkan dibuka.

"Soal (pembukaan) destinasi wisata harus dalam keadaan terkini dari segi penanganan covid-19. Kalau zonanya hijau tentu diperbolehkan. Harapan saya, destinasi di ibu kota-ibu kita harus bersiap-siap mengelola jelang liburan sekolah," tegas Menparekraf

Pengelola destinasi wisata, hotel maupun restoran diharapkan dapat memperketat protokol kesehatan dengan sertifikasi Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability (CHSE). Selain itu, pembatasan jumlah wisatawan juga perlu dilakukan, sehingga tidak berkerumun atau bergerombol.

Sandiaga juga meminta masyarakat untuk pro aktif jika menemukan lokasi-lokasi wisata yang abai atau melanggar protokol kesehatan dengan membiarkan adanya penumpukan di satu destinasi.

"Dibutuhkan peran dari masyarakat, jika melihat ada hotel, restoran atau destinasi yang tidak patuh dan segera dilaporkan. Kami akan tindak tegas soal itu," tandasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT