05 June 2021, 13:15 WIB

Satgas: Penanganan Kasus Covid-19 Mingguan Lebih Baik


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

PERKEMBANGAN penanganan kasus covid-19 mingguan per 30 Mei 2021, menunjukkan hasil lebih baik dari pekan sebelumnya. Hal ini terlihat dari penurunan kasus positif covid-19. 

Pada minggu sebelumnya, kenaikan kasus covid-19 sebesar 15,1%, atau dibandingkan minggu lalu sebesar 36,8%. Sehingga, kenaikan kasus positif pada periode ini dapat diklaim sebagai dampak dari libur Idulfitri

"Saya berharap kita dapat mengambil pelajaran dan memperbaiki lagi penanganan covid-19. Serta kepatuhan disiplin protokol kesehatan terutama pada periode libur panjang yang akan datang," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan pers, Sabtu (5/6).

Baca juga: Epidemiolog Sarankan Pemerintah Waspadai Wisman Masuk ke Bali

Dari data kenaikan kasus minggu ini, ada lima provinsi dengan angka tertinggi. Rinciannya, Jawa Tengah naik 1.181 (3.687 vs 5.568), Riau naik 1.550 (3.187 vs 4.737), Kepulauan Riau naik 771 (1.237 vs 2.008), Aceh naik 692 (980 vs 1.672) dan DKI Jakarta naik 523 (4.801 vs 5.324).

Kenaikan kasus positif di Jawa Tengah disebabkan provinsi tersebut menjadi destinasi mudik saat periode Idulfitri. Mobilitas kunjungan ke tempat wisata pada 13-19 Mei lalu, juga cukup tinggi, bahkan mencapai 51%.

Sebaliknya, kenaikan kasus covid-19 di DKI Jakarta, karena wilayah ini destinasi arus balik mudik. Data menunjukkan setelah libur Lebaran, masyarakat yang datang dari luar menuju Jabodetabek meningkat tajam. "Artinya, orang-orang yang balik dari mudik menuju ke Jakarta," pungkas Wiku.

Adapun kenaikan kasus di Riau, Kepulauan Riau dan Aceh diakibatkan tingginya mobilitas penduduk ke tempat wisata selama libur Idulfitri. Untuk Riau, mobilitas penduduknya mencapai 70%, sedangkan di Aceh mencapai 45%.

Baca juga: Pemulangan WNI dari Malaysia Fokus pada Pencegahan Importasi Kasus

Kenaikan kasus ini dapat disebabkan dari akumulasi kegiatan penyebab yang berpotensi memicu penularan. Ditambah, tradisi masyarakat Indonesia menjelang Idulfitri. Seperti, mengunjungi pusat perbelanjaan, mudik dan silaturahmi yang juga menjadi penyebab kenaikan kasus covid-19. 

"Berkerumun dapat meningkatkan penularan covid-19, bukanlah hal yang mengada-ada," imbuhnya.

Lalu, angka kematian pekan ini turun sebesar 15,1%, dengan tertinggi ada di lima provinsi. Rinciannya, Riau naik 33 (102 vs 135), Kepulauan Riau naik 17 (12 vs 29), Nusa Tenggara Barat 9 (8 vs 17), Bangka Belitung naik 9 (9 vs 18) dan Bengkulu naik 4 (0 vs 4). 

"Angka kematian menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Bahwa, di tengah naiknya kasus positif, angka kematian dapat kita tekan," tandas Wiku.(OL-11)
 

BERITA TERKAIT