27 May 2021, 20:00 WIB

Malaysia Konsumen Terbesar Minyak Jelantah asal Sumut


Mediaindonesia.com | Humaniora

Volume ekspor minyak jelantah atau minyak goreng bekas (used cooking oil) dari Sumatra Utara diminati negara tetangga. Minyak bekas itu telah diekspor sebanyak 1,677 juta kilogram selama periode Januari hingga April 2021.

"Volume ekspor minyak jelantah yang sebanyak 1,677 juta kilogram itu senilai US$1,581 juta, " ujar Kabid Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut, Parlindungan Lubis di Medan, Kamis (27/5).

Menurut dia, volume ekspor minyak jelantah itu tren meningkat dengan negara tujuan ekspor juga bertambah.

Negara tujuan ekspor minyak jelantah Sumut itu antara lain ke Malaysia, Peru, Rusia, Amerika Serikat, Taiwan dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT). "Di periode Januari hingga April 2020, ekspor minyak jelantah terbanyak ke Malaysia atau hampir 50 persen dari total ekspor yang sebanyak 1,677 juta kg," ujar Parlin, panggilan akrab Parlindungan Lubis.

Mengutip pernyataan dari eksportir, Parlin menyebutkan, minyak jelantah itu untuk bahan bakar. Minyak jelantah yang diekspor itu diproses lagi untuk menjadi bahan bakar di negara tujuan ekspor.

Salah satu pedagang pengumpul minyak jelantah, Mita menyebutkan, permintaan produk itu terus naik dengan harga jual berfluktuasi. "Harga jual juga tergantung kualitas minyak jelantah. Bisa capai Rp10 ribu per liter," katanya. (Ant/OL-12)

BERITA TERKAIT