03 May 2021, 19:41 WIB

Mendagri Minta Pemda Antisipasi Kerumunan


Sri Utami | Humaniora

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepala daerah bersama forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) untuk mengantisipasi potensi kerumunan. Terutama jelang hari raya Idul fitri.

Hal itu mengemuka dalam evaluasi PPKM skala mikro secara virtual, Senin (3/5). “Setiap kepala daerah dan forkopimda agar mengidentifikasi potensi kerumunan di daerah masing-masing. Baik yang berhubungan dengan ekonomi, seperti pasar dan mal. Di beberapa daerah, kasus kerumunan sudah terjadi. Harus diantisipasi,” ujar Tito. 

Tidak hanya aktivitas perekonomian, Tito menekankan bahwa antisipasi kerumunan juga menyasar kegiatan keagamaan. Seperti, buka puasa bersama dan open house saat hari raya. Dirinya juga menyoroti kasus larangan penggunaan masker saat ibadah. Padahal, hal itu bertujuan menghindari risiko penularan covid-19. 

Baca juga: PPKM Mikro Kembali Diperpanjang, Sasar 30 Provinsi

“Kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan keagamaan, seperti buka puasa bersama, open house, lalu tarawih. Masih banyak masjid yang tarawih tanpa protokol kesehatan dan tidak memakai masker. Bahkan ada yang tidak membolehkan pakai masker," pungkas Tito.

Kepala daerah bersama forkopimda harus menegakkan protokol kesehatan di tengah masyarakat. Itu menjadi kunci untuk memutus rantai penyebaran covid-19. Termasuk, rencana aksi pencegahan di setiap kegiatan atau tempat yang berpotensi terjadi kerumunan.

“Perlu ada langkah dari pemerintah daerah untuk melakukan antisipasi. Mengidentifikasi daerah mana, apa bentuk kegiatannya, pasar mana, masjid mana, mal mana, kemudian penegakan aturan,” tandasnya.(OL-11)

BERITA TERKAIT