28 April 2021, 22:08 WIB

Nadiem: Ristek adalah Passion Saya


Andhika Prasetyo | Humaniora

MENTERI Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim mengaku sangat bersyukur karena telah diberikan amanah baru yang sangat sesuai dengan hasratnya.

Ia mengatakan riset dan teknologi adalah sesuatu yang sangat dekat di hatinya, sesuatu yang telah ia tekuni selama bertahun-tahun sebelum akhirnya dipercaya sebagai pembantu presiden.

Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk bisa menjalankan tugas baru tersebut dengan seoptimal mungkin.

"Sebelum saya melakukan tugas di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, saya punya harapan besar untuk bisa meningkatkan kualitas dan juga inovasi di perguruan tinggi kita, utamanya dalam bidang riset dan teknologi," ujar Nadiem selepas dilantik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/4).

Ke depannya, melalui program Kampus Merdeka, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi akan mendorong mahasiswa dan dosen untuk melakukan berbagai penelitian.

Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan lara mahasiswa sekaligus menggalakkan kebijakan link and match yang telah sejak lama dijalankan pemerintah.

"Ini merupakan suatu hal yang sangat searah dengan seluruh visi Pak Presiden mengenai merdeka belajar. Ini menjadi salah satu hal yang juga selaras dengan link and match dan peningkatan kemampuan bagi para mahasiswa," tuturnya.

Perguruan tinggi, lanjut Nadiem, akan menjadi tempat yang tidak melulu mengedepankan sisi akademis saja tetapi juga memprioritaskan praktik-praktik sehingga mahasiswa bisa memiliki bekal dalam dunia industri.

"Ini merupakan suatu hal yang mungkin akan menjadi kabar gembira juga bagi universitas karena sekarang dari sisi riset maupun transformasi pendidikan ada di dalam satu kementerian sehingga satu pintu. Rektor juga semakin mudah untuk berkoordinasi dengan pemerintah pemerintah pusat," pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT