19 April 2021, 15:20 WIB

Camat Megamendung Sebut Rizieq Bertanggung Jawab Atas Kerumunan


Rahmatul Fajri | Humaniora

CAMAT Megamendung Hendi Rismawan menilai Habib Rizieq Shihab bertanggung jawab atas kerumunan di Megamendung pada 13 November 2020 lalu.

Hal itu ia sampaikan saat bersaksi di kasus kerumunan Megamendung dengan terdakwa Rizieq Shihab di PN Jakarta Timur, Senin (19/4).

Majelis Hakim PN Jakarta Timur Suparman Nyompa awalnya bertanya kepada Hendi siapa yang harus bertanggung jawab dalam kerumunan yang terjadi di Megamendung. Kerumunan tersebut terjadi pada acara peletakan batu pertama Pondok Pesantren Argokultural Markaz Syariah yang diikuti Rizieq Shihab.

Hendi mengatakan sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), ia mengatakan pemilik dari Pondok Pesantren sendiri yang harus bertanggung jawab, yakni Rizieq Shihab.

Baca juga: MPR: Mepertentangkan dan Menghina Agama Bentuk Keterbelakangan

"Pemilik ponpes, Habib Rizieq, HRS kan pemilik dan dalamnya ada kepanitiaan," jawab Hendi.

Hakim lalu menanyakan apakah Hendi mengetahui kedatang Rizieq Shihab ke wilayah Megamendung setelah tiba di Indonesia. Hendi menjawab, dirinya mengetahui informasi tersebut dari pemberitaan di media massa.

Seperti diketahui, dalam perkara nomor 226/Pid.B/2021/PN.JktTim untuk kasus kerumunan di Megamendung, Rizieq Shihab didakwa melanggar Pasal 93 UU nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan jo pasal 14 ayat (1) UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular jo 216 ayat 1 KUHP.

Seperti diketahui, kerumunan di Megamendung terjadi setelah kepulangan Rizieq dari Arab Saudi pertengahan November 2020 lalu. Setelah tiba di Indonesia, Rizieq mengikuti rangkaian kegiatan salah satunya di Pondok Pesantren Alam Agrikultural Markaz Syariah miliknya. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar tiga ribu orang.(OL-4)

BERITA TERKAIT