15 April 2021, 11:14 WIB

Skenario Keberangkatan Haji 2021, Sesuai Nomor Urut dan Usia


Fachri Audhia Hafiez | Humaniora

INDONESIA telah merancang skenario keberangkatan jemaah haji 2021. Meski nantinya hanya 10% yang boleh berangkat, kategori jemaah juga sudah disusun.

"(Skenario) lebih kepada nomor urut dan menyesuaikan lagi dari usia," ujar anggota Komisi VIII Lisda Hendrajoni, Kamis (15/4).

Lisda mengatakan, penentuan jemaah yang bakal berangkat terlebih dahulu menyesuaikan nomor urut. Khususnya nomor urut jemaah yang batal berangkat pada 2020.

Baca juga: Bamusi Semarakan Bulan Suci Ramadan dengan Program Sosial      

Nomor urut digit terendah akan diprioritaskan. Namun, dari sistem nomor urut itu, harus melihat lagi ketentuan usia yang memenuhi syarat keberangkatan.

"Kalau dari usia sudah mencukupi, ya sudah (berangkat). Kalau belum, berarti kan maju lagi dari nomor urut berikutnya," ucap Lisda.

Politikus Partai NasDem ini menyadari faktor usia menjadi tantangan keberangkatan haji 2021. Khususnya bagi jemaah lanjut usia (lansia).

Bila Arab Saudi memberikan syarat bahwa jemaah harus divaksinasi terlebih dahulu, Indonesia dinilai sudah siap. Karena program vaksinasi terus berjalan dan menyasar lansia.

"Seluruh jemaah haji pada Mei (2021) ini, Insyaallah semuanya sudah divaksinasi. Artinya untuk persiapan 100%," kata Lisda.

Kendati begitu, skenario ini tetap menunggu keputusan Arab Saudi, apakah membuka penyelenggaraan Haji 2021 atau tidak. Termasuk persyaratan jemaah jika penyelenggaraan haji dibuka.

"Tentu kan ada ketentuan lagi nanti (dari Arab Saudi) misalnya syarat-syarat yang ditentukan dan itu tentu harus kita patuhi," pungkas Lisda. (OL-1)

BERITA TERKAIT