14 April 2021, 14:33 WIB

Gempa Banten, BMKG Sebut tidak Berpotensi Tsunami


Atalya Puspa | Humaniora

BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan gempa dengan magnitudo 5,1 yang mengguncang Banten pada Rabu (14/4) pukul 13.28 WIB tidak berpotensi tsunami.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami," kata Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, Rabu (14/4).

Daryono menyatakan episenter terletak pada koordinat 7,4 LS dan 105,92 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 83 km arah Barat Daya Kota Pelabuhan Ratu, Kab Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 21 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal yang diduga dipicu aktivitas Sesar Cimandiri yang menerus ke laut," bebernya.

Baca juga: Struktur Bangunan Buruk Penyebab Rumah Rusak Saat Gempa Malang

Selanjutnya, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Guncangan gempa ini dirasakan di daerah Kalapanunggal, Cisaat Kabupaten Sukabumi dalam skala intensitas III MMI. Gempa juga dirasakan di Jakarta, Bayah, Pelabuhan Ratu, Palangpang Ciemas, Sagaranten, Curug Kembar dalam skala intensitas II MMI.

"Hingga hari Rabu, 14 April 2021 pukul 13.45 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT