08 April 2021, 22:34 WIB

Kompetensi Guru Pegang Peran Penting Dalam PTM Terbatas


Syarief Oebaidillah | Humaniora

TANTANGAN pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di era pandemi Covid-19 tidak akan mudah. Pasalnya, guru harus memberikan pendidikan secara tatap muka dan juga daring.

"PTM yang kita uji coba saat ini di 85 sekolah ini tidak seperti normal, tetapi lebih mempersiapkan pembelajaran campuran. Ada pembelajaran daring dan juga luring. Ini tantangan yang tidak mudah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana dalam peluncuran Gerakan Guru Cerdas yang berlangsung secara daring, Kamis (8/4).

Menurutnya, para guru harus mempersiapkan mental dan niat yang kuat untuk membuat materi ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Dijelaskan Nahdiana, kompetensi guru dan kepala sekolah memegang peranan penting dalam PTM terbatas.

Lebih jauh, Nahdiana mengapresiasi Gerakan Guru Cerdas yang merupakan gerakan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menguasai pembelajaran campuran. Melalui gerakan tersebut diharapkan terjadi transformasi kemampuan guru.

Di sisi lain, salah satu penggagas Gerakan Guru Cerdas, Indra Charismiadji mengatakan guru harus memiliki kompetensi pembelajaran campuran pada pelaksanaan PTM terbatas. Menurutnya, guru dituntut mengajar melalui dua model pembelajaran atau pembelajaran campuran yakni tatap muka dan daring

Karena itu, pihaknya meluncurkan Gerakan Guru Cerdas yang membekali guru dengan kompetensi pembelajaran campuran. Pelatihan tersebut diberikan selama tiga bulan lamanya dan diperuntukkan bagi seluruh guru di DKI Jakarta.

"Untuk tahap awal akan dilakukan di DKI Jakarta terlebih dahulu, jika sukses maka akan berlanjut ke daerah-daerah lain,” jelas dia. (RO/OL-15)

 

BERITA TERKAIT