07 April 2021, 11:45 WIB

Jokowi Janji Tindak Tegas Organisasi Agama yang Sebarkan Kekerasan


Andhika Prasetyo | Humaniora

PRESIDEN Joko Widodo menegaskan pemerintah akan menindak tegas organisasi-organisasi keagamaan yang menggunakan tindakan kekerasan, baik verbal maupun fisik, dalam menyampaikan ajaran.

"Pemerintah akan bersikap tegas terhadap kelompok-kelompok keagamaan yang melakukan segala bentuk intoleransi yang bisa merusak sendi-sendi kebangsaan kita," ujar Jokowi saat membuka Munas ke-IX LDII di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/4).

Ia berpesan kepada seluruh organisasi keagamaan di Tanah Air untuk bersikap terbuka, saling menghormati dan menghargai organisasi keagamaan lain, baik yang berasal dari agama yang sama maupun yang berbeda.

Baca juga: Ulama MUI Pusat Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca

"Organisasi keagamaan harus menjunjung tinggi sikap toleransi kepada sesama, menghormati perbedaan, memberi ruang kepada orang lain untuk berkeyakinan dan menyampaikan pendapat. Semua harus saling menghargai dan bersedia bekerja sama," ucap mantan wali kota Solo itu.

Selain itu, kepala negara juga meminta semua organisasi keagamaan untuk menghargai tradisi dan budaya lokal yang sangat beragam.

Kelompok keagamaan tidak boleh memaksakan kehendak dengan melarang keberadaan budaya yang merupakan warisan para leluhur.

"Kita sangat bersyukur bahwa kita diwarisi Bhinneka Tunggal Ika oleh para pendiri bangsa. Walaupun berbeda suku, berbeda ras, berbeda agama, berbeda pandangan dalam satu agama yang sama, kita tetap harus saling menghormati, tetap bersatu, tetap rukun dan bergotong-royong. Sikap toleran adalah sebuah keharusan supaya tercapai kesamaan sikap yang saling menghormati dalam perbedaan-perbedaan," tandasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT