06 April 2021, 10:49 WIB

Presiden Minta Percepat Evakuasi Korban Banjir di Nusa Tenggara


Andhika Prasetyo | Humaniora

PRESIDEN Joko Widodo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk mempercepat proses evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban bencana banjir di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Secara khusus, Jokowi meminta Kepala BNPB, Kepala Basarnas dibantu Panglima TNI dan Kapolri untuk mengerahkan tambahan personel di lapangan sehingga dapat menjangkau lebih banyak wilayah yang terdampak.

"Upaya ini harus dilakukan untuk melancarkan proses evakuasi dan pencarian dan penyelamatan korban," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (6/3).

Demi mempercepat evakuasi, kepala negara juga menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mengerahkan alat berat sebanyak-banyaknya untuk membuka akses jalan.

Selain itu, Jokowi juga meminta kementerian/lembaga terkait untuk membantu pemenuhan kebutuhan para pengungsi mulai dari makanan dan minuman, tenda, pakaian dan sebagainya.

Baca juga: Pemkab Sudah Evakuasi 72 Jenasah Korban Banjir Adonara 

Jika akses melalui darat masih sulit dijangkau, ia mendesak pengiriman bisa dilakukan melalui jalur laut dan udara.

"Segera penuhi kebutuhan para pengungsi. Saya tahu kemarin sudah ada beberapa kebutuhan dikirim tetapi karena cuaca yang sangat ekstrem, belum bisa masuk ke lokasi," tegas mantan wali kota Solo itu.

Satu pesan lain yang juga disampaikan kepala negara ialah terkait pelayanan kesehatan. Ia meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk memastikan para korban memperoleh penanganan medis yang maksimal.

"Perbanyak pelayanan kesehatan, siapkan rumah sakit untuk menangani para korban serta pastikan ketersediaan tenaga medis dan obat-obatannya," tutur Jokowi.(OL-5)

BERITA TERKAIT