01 April 2021, 22:39 WIB

Tak Lolos SNMPTN, Ini Tips Masuk PTN Lewat UTBK


Syarief Oebaidillah | Humaniora

TIM Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) telah mengumumkan hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021 pada Senin (22/3) kemarin. Dari 595.093 orang yang diseleksi, terdapat 110.459 orang yang dinyatakan lolos SNMPTN di tahun ajaran 2020/2021.

Ada beberapa jalur untuk masuk ke PTN impian. Selain SNMPTN yang memiliki kuota penerimaan minimum sebesar 20%, siswa juga masih berkesempatan untuk masuk PTN melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang memiliki kuota sebesar 40% dan seleksi mandiri sebesar 30%. 

Pada 2020, Zenius melaporkan lebih dari 15.000 penggunanya yang menyatakan lulus UTBK. Sementara itu, setelah pengumuman SNMPTN, jumlah siswa kelas 12 yang mengakses konten UTBK di platform Zenius mengalami kenaikan sebesar dua kali lipat dari periode yang sama tahun lalu. 

Jumlah itu diperkirakan akan terus meningkat mengingat UTBK gelombang pertama akan segera dilaksanakan dalam tiga minggu ke depan. 

Syarat utama untuk mengikuti SBMPTN adalah Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Pendaftaran UTBK-SBMPTN sudah dibuka semenjak 15 Maret lalu dan akan ditutup pada 1 April. Sementara UTBK Gelombang I akan digelar pada 12-18 April 2021, dan Gelombang II pada 26 April-2 Mei 2021.

Artinya, para siswa hanya punya waktu kurang dari tiga minggu atau satu bulan untuk mempersiapkan diri menghadapi UTBK. 

Baca juga : PTM Bisa Digelar Dengan Pertimbangan Ketat

Zenius membagikan sejumlah tips agar siswa bisa lolos UTBK dan diterima di PTN impian. Langkah pertama adalah melakukan latihan soal UTBK tahun lalu. agar mengerti tingkat kesulitan soal-soal UTBK dan mengukur kesiapan diri 

Langkah selanjutnya adalah elaborasi seluruh bahan materi yang perlu dipelajari. Artinya, para siswa harus mengupas tuntas bahan materi UTBK, terutama untuk Tes Potensi Skolastik (TPS). TPS bertujuan untuk mengukur kemampuan kognitif. Para siswa harus bisa mendalami semua konsep dan dasar teori dari semua materi TPS. 

Kemudian,  deliberate practice atau latihan sesuatu yang siswa rasa kuang atau sulit secara berulang-ulang sampai mereka benar-benar mengerti dan bisa. Siswa harus mencari titik kelemahan mereka, lalu terus gali titik kelemahan tersebut melalui banyak latihan variasi soal tentang materi/topik tersebut. 

Selanjutnya,  mencoba latihan soal campuran dengan melakukan try out UTBK. Setelah hasilnya keluar, siswa juga harus mengevaluasi kelemahannya, lalu review kembali materi tersebut dan latihan variasi soal lagi sampai materi tersebut benar-benar dikuasai. 

Terakhir, siswa harus mengalokasikan waktu melakukan latihan soal, elaborasi bahan materi, dan ikut try out

"Jangan lupa untuk menerapkan metode spaced repetition dalam metode belajar, karena proses pembelajaran yang singkat dan kuat dengan jeda yang cukup lebih efektif daripada sesi belajar yang panjang," ujar Zenius. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT