30 March 2021, 10:00 WIB

Pemerintah Dorong Swasta Kembangkan Riset dan Inovasi Nasional


Faustinus Nua | Humaniora

Pemerintah mendorong pihak swasta untuk terlibat aktif dalam upaya mengembangkan riset dan inovasi yang sudah dihasilkan peneliti Indonesia. Kolaborasi tersebut didukung dengan insentif pajak dan keberpihakan pada pengadaan pemerintah.

"Kombinasi insentif pajak dan keberpihakan pengadaan pemerintah untuk produk inovasi Indonesia. Mengutamakan inovasi Indonesia meskipun harganya sedikit lebih mahal dibanding produk impor," kata Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro kepada Media Indonesia, Senin (29/3).

Baca: Luas Hutan di Pulau Jawa Tinggal 24%

Keterlibatas swasta, menurut Bambang tidak hanya soal pendanaan. Swasta diajak untuk melakukan R&D pengembangan produk dan inovasi, bekerjasama dengan institusi riset.

"Beberapa swasta sudah mengandalkan R&D untuk menjaga daya saing mereka seperti farmasi, otomotif dan elektronik," imbuhnya.

Lebih lanjut, Bambang mengatakan bahwa upaya tersebut merupakan langkah pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada impor. Selain itu juga menghilirisasi riset dan inovasi agar manfaatnya dirasakan masyarakat luas.

"Niatnya memang inovasi untuk substitusi import. Sebesar mungkin (substitusi impor), sesuai kemampuan teknologi," tandasnya.(H-3)

BERITA TERKAIT