20 March 2021, 22:00 WIB

Vaksinasi Covid-19 ibarat Helm bagi Pengendara Sepeda Motor


Agus Utantoro | Humaniora

DOKTER Tirta Mandira Hudhi mengingatkan bahwa banyak yang salah persepsi terhadap vaksinasi covid-19. Menurutnya, mendapatkan vaksinasi tidak berarti tidak akan terjadi penularan virus korona.

"Tetap bisa kena, tetap bisa ada penularan, katanya di depan peserta sosialisasi vaksinasi yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sleman, Sabtu (20/3), di Kompleks Pemda Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dia menjelaskan, mendapatkan vaksinasi covid-19 bukan segalanya, tetapi ini dapat diibaratkan mengenakan helm pengaman pada saat berkendara sepeda motor.

"Memakai helm, tetap bisa jatuh, bica cedera kepala, bisa luka-luka, bisa tabrakan, dan lain sebagainya. Memakai helm pengaman tidak berarti tidak bisa ngglangsar dan tidak bisa cedera," katanya.

Namun, ujar Tirta, cedera bagian kepala pemakai helm dipastikan tidak seberat yang tidak memakai helm. Hal ini, ujarnya, mirip dengan vaksinasi.

"Mereka yang sudah divaksinasi juga tetap bisa terpapar. Namun dipastikan tidak seberat mereka yang tidak divaksin," katanya. Karena itu, ujarnya, masyarakat akan lebih baik mengikuti vaksinasi covid-19. (OL-14)

BERITA TERKAIT