11 March 2021, 10:30 WIB

Kesepian Melemahkan Kerja Otak, Ini 5 Cara untuk Mengatasinya


Zubaedah Hanum | Humaniora

KERJA otak akan berubah ketika seseorang terlalu sering kesepian. Hasil studi itu diterbitkan JNeurosci dengan judul Self-other representation in the social brain reflects social connection (Representasi diri-orang lain dalam otak sosial mencerminkan hubungan sosial).

Studi itu dilakukan dua ilmuwan yakni Andrea L Courtney dari Stanford University dan Meghan L Meyer dari Dartmouth College.  "Pada bagian otak khusus, kesepian melemahkan saraf yang merepresentasikan kedekatan antara diri dan orang lain," kata peneliti. 

Ketika kesepian masuk pada level kronis, kondisi ini perlu diwaspadai karena bisa mengganggu kualitas kehidupan seseorang. Dikutip dari Cigna, kesepian kronis terjadi ketika perasaan kesepian dan isolasi sosial yang tidak nyaman berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Kondisi kesepian yang kronis ditandai dengan perasaan terus-menerus dan tak henti-hentinya menyendiri, terpisah atau terpisah dari orang lain, dan ketidakmampuan untuk terhubung pada tingkat yang lebih dalam.

Bisa juga disertai dengan perasaan tidak mampu mengakar, harga diri yang buruk, dan kebencian terhadap diri sendiri. Tentunya kondisi ini tidak boleh dibiarkan begitu saja. Dikutip dari Healthline, Anda bisa terlibat dengan orang lain dengan cara seperti di bawah ini:
 
1. Menjalin komunikasi dengan orang yang dicintai

Tetap menjalin komunikasi dengan orang yang dicintai. Jika baru saja pindah, cobalah berbicara dengan teman dan keluarga setiap minggu.

Aplikasi seperti Skype, Snapchat, WhatsApp, dan Facebook Messenger memungkinkan Anda untuk mengirim klip video atau berkomunikasi melalui panggilan video.
Meski tidak terasa sama dengan kontak langsung, paling enggak cara ini dapat membantumu mengingat orang yang Anda cintai masih ada di samping Anda.
 
2. Menjadi sukarelawan atau berpartisipasi dalam acara komunitas

Temukan beberapa area yang Anda minati dan cobalah untuk terlibat. Pertimbangkan membantu penjualan buku perpustakaan, menyumbangkan akhir pekan sebulan ke penampungan hewan setempat, membantu membersihkan sampah, atau menghabiskan beberapa jam bekerja di bank makanan setempat.
 
3. Coba hobi baru

Jika Anda merasa kesepian tetapi memiliki banyak waktu luang, pikirkan hal-hal baru yang selalu ingin dicoba. Menari? Seni? bermain gitar? Pelajarilah melalui internet!

Aplikasi seperti Facebook dan Meetup juga dapat membantu Anda dalam menemukan acara di komunitas dan bertemu orang-orang yang memiliki minat yang sama.
 
4. Keluar dari rumah

Cobalah keluar malam di restoran sekitar atau berjalan-jalan ke tempat jualan untuk mendapatkan bahan untuk makanan. Buatlah tujuan untuk menyapa dan berbicara dengan beberapa orang baru setiap kali Anda pergi keluar, meskipun itu sesederhana tersenyum dan 'halo'.
 
5. Adopsi hewan peliharaan

Memiliki makhluk hidup lain untuk dibawa pulang dapat membantu hidup terasa lebih penuh berarti, dan meningkatkan perasaan terhubung dengan dunia secara umum.

Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa hewan peliharaan dapat memiliki sejumlah manfaat kesehatan mental, termasuk mengurangi kesepian. Terlebih lagi, mengajak anjing jalan-jalan atau kucing, dalam beberapa kasus juga dapat membantu meningkatkan peluang Anda untuk bertemu orang baru. (Medcom.id/H-2)

BERITA TERKAIT