07 March 2021, 21:45 WIB

Kemenkes: Baru 12 Juta Dosis Vaksin Covid-19 yang Terdistribusi


Atalya Puspa | Humaniora

JURU Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, baru 12 juta dosis vaksin yang terdistribusikan hingga saat ini.

"Ini kan bertahap. Vaksinasi yang sudah didistribusikan saja baru 12 juta dosis. Ini masih terus berproses," kata Nadia kepada Media Indonesia, Minggu (7/3).

Nadia menanggapi rendahnya pencapaian vaksinasi yang baru 2,8% dari target tahap awal vaksinasi, sebanyak 40 juta penduduk. Kapasitas vaksinasi dengan jumlah dosis yang diberikan baru sekitar 200 ribu per hari atau hanya 20% dari target nasional, yaitu satu juta vaksin per hari.

Nadia menyampaikan, pemerintah terus berupaya meningkatkan cakupan vaksinasi yang menyasar 67% dari 181 juta penduduk Indonesia, demi mencapai herd immunity. Dalam hitungan Kemenkes, dibutuhkan sekitar 426 juta dosis untuk itu.

Langkah pertama yang dilakukan adalah memperluas kerja sama dengan produsen vaksin global untuk memenuhi stok program vaksinasi. "Kita sudah ada Sinovac, Novovac, Astrazeneca, Pfizer, dan juga kita perluas dengn menjadi bagian dari Covax facility," tuturnya.

Selain perluasan kerja sama, pihaknya juga telah membuat regulasi terkait vaksin gotong royong yang diperuntukkan bagi korporasi untuk mempercepat terpenuhinya target vaksinasi nasional.

Sebelumnya, Nadia mengatakan, pemerintah membutuhkan 15 bulan merampungkan proses vaksin atau vaksinasi covid-19 di Indonesia untuk 181,5 juta penduduk. Vaksinasi dilakukan secara bertahap sejak Januari 2021 hingga Maret 2022.

Pada tahap pertama dan kedua, mereka yang disasar untuk vaksin adalah 1,3 juta tenaga atau petugas kesehatan (health workers), 17,4 juta petugas publik (termasuk TNI/polri) dan 21,5 juta penduduk lansia di atas 60 tahun. Periode vaksin akan diberikan mulai Januari-April 2021 untuk dua dosis.

Realisasinya hingga 7 Maret 2021, telah diselesaikan vaksinasi dosis pertama terhadap 2,3 juta petugas kesehatan. Dari jumlah itu, terdapat separuhnya atau sebanyak 1,1 juta petugas kesehatan yang  telah melakukan vaksinasi dosis kedua.

Sebanyak 648 ribu petugas publik telah mendapatkan dosis pertama, dan 4 ribu telah mendapatkan suntikan kedua. Selain itu, sebanyak 221 ribu warga lanjut usia telah mendapatkan suntikan pertama.

Mulai April 2021-Maret 2022, tahap ketiga vaksinasi covid-19 akan dilakukan pada masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi sebanyak 63,9 juta orang. (H-2)

 

BERITA TERKAIT