01 March 2021, 20:57 WIB

Doni Monardo: Kesembuhan Jadi Ikhtiar Donor Plasma Konvalesen


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

KETUA Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo melakukan donor darah plasma konvalesen di Markas PMI Kramat Raya Jakarta Pusat. Upayanya itu menjadi ungkapan rasa syukur dan ikhtiar sebagai penyintas Covid-19 untuk memberikan sumbangsih melawan pandemi.

"Kesembuhan kita ini jadi ikhtiar bagi kita semua yang telah selamat dari ancaman Covid-19. Oleh karenanya kita semua yang telah sembuh dari Covid-19 atau sebagai penyintas Covid-19 diharapkan secara sukarela bisa bersedia dan ikhlas sebagai pendonor,” kata Doni dalam keterangan perkembangan penggunaan plasma konvalesen dalam pengobatan Covid-19, Senin (1/3).

Menurut dia, donor darah plasma konvalesen merupakan program penting untuk membantu penderita Covid-19 yang mengalami gangguan sedang hingga berat. Apalagi setahun pandemi, belum ditemukan obat untuk menyembuhkan paparan Covid-19.

"Ini juga penting, karena obat secara klinis belum tersedia, proses vaksin juga masih berjalan, dan plasma ini adalah salah satu solusi atau alternatif bagi penderita yang mengalami gangguan Covid-19,” sebutnya.

Dia tak memungkiri bahwa para penyintas bisa sembuh dari Covid-19 karena berkat dari bantuan dari tenaga dokter, tenaga kesehatan dan para petugas medis di rumah sakit termasuk juga ketika sedang menjalani isolasi baik di rumah maupun juga di tempat yang disiapkan oleh pemerintah.

Apalagi Covid-19 ini adalah virus yang sangat mematikan, di tingkat global saja, lanjut Doni angka kematian telah mencapai lebih dari 2 juta orang, di tanah air telah lebih dari 34.000 orang yang meninggal bahkan tenaga kesehatan khususnya dokter yang gugur telah mencapai lebih dari 300 orang.

"Nah kenapa gerakan konvalesen penting ini bagian daripada rasa terima kasih kita kepada mereka yang telah membantu dan berjasa sehingga kita bisa selamat termasuk juga rasa syukur kita kepada Tuhan yang maha kuasa kepada Allah Karena kita telah diberikan kesempatan untuk sembuh ya," jelasnya.

Dia berharap kepada semua pihak yang pernah menjadi penderita covid atau penyintas Covid-19 secara sukarela bersedia menjadi pendonor karena dengan donor akan bisa lebih banyak nyawa penderita yang sekarang dirawat untuk sembuh.

Sebelumnya, Doni mengumumkan dirinya positif Covid-19 pada Sabtu (23/12021). Dia terpapar Covid usai sepekan terakhir memimpin penanggulangan bencana gempa bumi Sulawesi Barat dan banjir besar di Kalimantan Selatan. (OL-13)

Baca Juga: Hari Pertama Ngantor, Bupati Mabar Sidak Temukan Kantor Jorok

BERITA TERKAIT