24 February 2021, 22:30 WIB

Rumah Instan Domus Tuai Pujian


Syarief Oebaidillah | Humaniora

RUMAH instan Domus hasil karya PT Tatalogam Lestari dinilai sebagai sebuah inovasi yang cerdas. Dengan menggunakan bahan baku lokal rumah Domus memilikii klasifikasi yang betul-betul punya kualitas dan garansi.

"Inilah yang sebenarnya bisa membuktikan bahwa kalau kita punya kepercayaan diri membangun negeri ini, termasuk mengatasi bencana, maka Domus telah membuktikannya. Rumah ini adalah rumah yang cepat dibangun tapi memiliki kualitas yang teruji dan bergaransi. Ini yang terpenting bagi kita bahwa cepat tepat dan berkualitas," ungkap Ketua Koordinator Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA), KH Maman Imanulhaq dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Aula Pertiwi Hj Sudjiatmi Notomihardjo di Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi Majalengka yang bersamaan dengan peresmian contoh Rumah Instan Domus untuk revitalisasi bencana, Selasa (23/2).

"Rumah seperti ini sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti sekarang ini. Juga sangat dibutuhkan juga dalam memenuhi kebutuhan hunian bagi orang-orang miskin di sekitar kita," imbuhnya.

Vice Presiden PT Tatalogam Lestari, Stephanus Koeswandi menjelaskan, kerja sama perusahaannya dengan KITA dan Pondok Pesantren Al-Mizan merupakan sinergitas yang penting dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat. "Melalui pelatihan dan sertifikasi pemasangan baja ringan, memenuhi kebutuhan rumah instan permanen untuk warga korban bencana dan menguatkan pesantren dalam pendidikan karakter," jelasnya.

Di sisi lain, Maman mengungkapkan dalam menghadapi tantangan di era global saat ini, generasi muda Indonesia diharapkan memiliki kakakter kesabaran, jujur, sopan, rajin, bertanggungjawab dan memiliki keterampilan lebih guna menghadapi persaingan yang semakin ketat.

"Almarhumah Hj. Sudjiatmi Notomihardjo adalah sosok yang memiliki karakter kesabaran yang sangat kokoh. Jokowi yang diajari dan dilatih, serta dibiasakan untuk jujur, sopan, rajin, bertanggung jawab dan sabar oleh sang bunda terbukti sukses menjadi orang nomer satu di Republik Indonesia ini. Karakter ini yang harus dijadikan contoh oleh generasi muda Indonesia," ujar anggota Komisi VIII DPR RI tersebut. (RO/OL-15)

BERITA TERKAIT