22 February 2021, 17:00 WIB

Vaksinasi Guru dan Pendidik Diharapkan Percepat PTM Nasional


Faustinus Nua | Humaniora

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah merencanakan vaksinasi bagi guru dan pendidik di Indonesia. Jadwal vaksinasi untuk guru dan pendidik tahap pertama akan disuntikkan pada Rabu, 24 Februari 2021.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dasmen) Kemendikbud, Jumeri mengatakan bahwa rencana tersebut bisa dilakukan secara bertahap dari jenjang dasar hingga menengah. Vaksinasi guru dan pendidik harus tuntas per kabupaten/ kota, sehingga bisa mendukung percepatan pembelajaran tatap muka di wilayah kabupaten/ kota.

"(Vaksinasi) jenjang dasar hingga menengah terlebih dahulu. Kalau bisa di satu kabupaten/ kota tuntas. Mudah-mudah (bisa mendukung percepatan PTM secara nasional)," ungkapnya kepada Media Indonesia, Senin (22/2).

Baca juga: KLHK Bangun Enam Pemusnah Limbah B3 Medis

Menurutnya, keputusan pelaksanaan PTM secara nasional harus didiskusikan bersama stakeholder lainnya. Pasalnya, vaksinasi bukan syarat utama pelaksaan PTM. "Masih harus berbicara dengan gugus tugas," imbuhnya.

Plt. Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbud, Hendarman menyampaikan bahwa belum ada keputusan PTM secara nasional diberlakukan. Sejauh ini Kemendikbud meyerahkan keputusan PTM pada masing-masing pemerintah daerah.

"Tergantung pimpinan di daerah sesuai SKB 4 menteri. Kewenangan ada di pimpinan daerah," ucapnya.

Meski demikian, rencana vaksinasi guru dam pendidik merupakan harapan baru. Artinya, pemerintah daerah akan lebih mudah melaksanakan PTM bila para guru dan pendidik di daerah sudah divaksinasi.

"Mudah-mudahan, tergantung kapan selesai vaksinasi," tambah dia.

Adapun, guru dan tenaga pebdidik merupakan kelompok prioritas kedua penerima vaksin setelah para tenaga kesehatan. Dengan mempercepat vaksinasi nasional, Indonesia diharpkan mampu mencapai herd immunity. (H-3)

BERITA TERKAIT