22 February 2021, 13:40 WIB

Modifikasi Cuaca Masih Dilanjutkan


Faustinus Nua | Humaniora

KEPALA Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BB-TMC) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Jon Arifian mengungkapkan upaya untuk mereduksi curah hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya melalui modifikasi cuaca masih terus dilanjutkan. Hal itu sebagai bentuk antisipasi agar tidak terjadi banjir lagi.

"Sudah berjalan, minggu 1 sorti semai. Hari ini masih dilanjutkan menyesuaikan kondisi cuaca," ujarnya kepada Media Indonesia, Senin (22/2). Arifin mengatakan BB-TMC bekerja sama dengan BNPB, BMKG dan TNI dalam operasi modifikasi cuaca. Setiap hari pihaknya akan terus melanjutkan TMC sesuai dengan kondisi cuaca. "Target dan upaya bersifat harian, kita menyesuaikan kondisi cuaca harian sampai kondisi dinyatakan kondusif," imbuhnya.

Adapun, pada Minggu (21/2) pihaknya berhasil menyemai 800 kg NaCL menggunakan pesawat Casa 212. Teknologi tersebut mampu mengurangi curah hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Dalam menyemai, tim menggunakan dua metode yakni jumping proses dan mekanisme kompetisi untuk mengurangi hujan di wilayah rawan banjir. "Kami sedang siapkan bersama BNPB dan BMKG. Jika dimungkinkan bisa terlaksana mulai besok," ujarnya.

Jumping proses dilakukan pada lokasi pertumbuhan awan di sisi upwind daerah rawan banjir. Tujuannya untuk mempercepat hujan, sehingga terhindar dari kemungkinan bergeser dan jatuh di area yang dihindari. "Kompetisi dilakukan dengan overseed pada area pertumbuhan awan di daerah rawan untuk mengganggu proses pertumbuhan itu sendiri, sehingga hujan yang dihasilkan tidak maksimal," tandasnya.(H-1)

BERITA TERKAIT