21 February 2021, 21:55 WIB

Kemenkes: Tak Ada Laporan Gejala Berat Usai Vaksinasi


Fachri Audhia Hafiez | Humaniora

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) memastikan tidak ada laporan efek samping serius terhadap tenaga kesehatan (nakes) setelah divaksinasi covid-19 dosis kedua. Kejadian ikut pasca imunisasi (KIPI) juga tidak mengkhawatirkan.

"Semua gejala ataupun laporan KIPI semua sangat ringan tidak ada yang berat ya," kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, Minggu (21/2).

KIPI merupakan kejadian medis yang tidak diinginkan atau berhubungan dengan vaksinasi. Namun, kondisi ini berbeda-beda pada setiap tubuh manusia dalam merespons vaksin.

Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) dalam penelitiannya mencatat sejumlah efek samping lokal dan sistemik dari vaksin Sinovac. Efek samping lokal berupa nyeri, kemerahan, pembengkakan, dan iritasi. Sedangkan efek samping sistemik tubuh akan merasakan nyeri otot, kelelahan, dan demam.

Baca juga : Pemerintah Kebut Vaksinasi Tenaga Kesehatan dan Lansia

Vaksinasi covid-19 dosis kedua telah menyentuh kelompok nakes. Pemberian dosis kedua ini dilakukan rentang waktu 14 hari.

Sedangkan khusus kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) rentang waktu penyuntikan 28 hari. Pemberian vaksin dosis kedua untuk mengoptimalkan pembentukan antibodi.

Sementara itu, total tenaga kesehatan yang sudah disuntik vaksin covid-19 dosis kedua per Minggu, 21 Februari 2021, sebanyak 736.710 orang. Sedangkan, nakes yang sudah menerima vaksin dosis pertama sebanyak 1.227.918 orang (OL-2)

 

BERITA TERKAIT