21 February 2021, 14:10 WIB

Hari Bahasa Ibu, Unpad Gelar Lomba Mengisi TTS Berbahasa Sunda


Zubaedah Hanum | Humaniora

PUSAT Digitalisasi dan Pengembangan Budaya Sunda (PDPBS) Universitas Padjadjaran menggelar ajang Pasanggiri Ngeusian Tarucing Cakra Basa Sunda 2021 dalam rangka memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional yang diperingati pada 21 Februari.

Perlombaan mengisi teka teki silang berbahasa Sunda ini diikuti oleh 1.073 peserta dari berbagai wilayah. Karena pandemi covid-19, lomba itu diadakan secara virtual pada Jumat (19/2).

Ketua PDPBS Unpad Prof Ganjar Kurnia mengatakan, karena digelar secara virtual, peserta dapat mengikuti perlombaan langsung dari tempat tinggalnya masing-masing. Peserta juga diperkenankan untuk membuka kamus bahasa Sunda.

“Dengan metode seperti ini, peserta tidak hanya berasal dari Jawa Barat saja,” kata Prof Ganjar, dilansir dari laman Unpad, Minggu (21/2).

Ia mengatakan, ada dua penilaian pada perlombaan ini, yaitu ketepatan dalam mengisi jawaban serta kecepatan pengisian. Setiap peserta sendiri diberikan waktu selama 2 jam. Peserta dinyatakan sebagai pemenang jika paling banyak mengisi jawaban benar serta dengan waktu yang cepat.

Perlombaan sendiri terbagi menjadi dua kategori, yaitu pelajar dan umum. Secara teknis kriteria penilaian lomba tetap sama. Hanya saja terdapat perbedaan dari sisi soal.

Pasanggiri Ngeusian Tarucing Cakra Basa Sunda 2021 merupakan kegiatan rutin yang ndiselenggarakan Unpad sejak 2008 hingga 2011 lalu, dan baru kembali aktif pada 2020 lalu. Diharapkan, kegiatan ini menjadi salah satu media untuk melestarikan kebudayaan Sunda.

Ke depan, melalui laman https://lopian.unpad.ac.id/ PDPBS Unpad akan menyediakan laman khusus berisi teka-teki silang berbahasa Sunda setiap bulannya. Permainan tersebut berisi pertanyaan dari lima buku Sunda yang sudah ditampilkan di laman Lopian setiap bulannya.

“Ini sekaligus mengajak peserta untuk mau juga membaca karya-karya Sunda,” kata Prof Ganjar. (H-2)

BERITA TERKAIT