20 February 2021, 20:10 WIB

Pilih-Pilih Kuliah, Kedokteran UI Masih Terfavorit


Syarief Oebaidillah | Humaniora

Jurusan Pendidikan Kedokteran Universitas Indonesia( UI) masih menjadi pilihan favorit para calon mahasiswa di tanah air dalam Seleksi  Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Hal tersebut dikemukakan Kepala Humas UI Amelita Lusia kepada Media Indonesia, Kamis (18/2).

"Merujuk  data tahun 2020, program studi yang paling diminati di UI untuk rumpun ilmu sains dan teknologi adalah Pendidikan Dokter dengan angka keketatan 0,03%," ungkap Amelita.

Baca juga: YKPI Aktifkan Layanan Unit Mobil Mammografi di Masa Pandemi

Adapun  urutan kedua yang diminati adalah program studi (prodi) Aktuaria, kemudian prodi Gizi.

Pada rumpun ilmu sosial dan humaniora, lanjut dia,  prodi yang paling diminati adalah Ilmu Hubungan Internasional dengan angka keketatan 0,02%, urutan kedua dan ketiga prodi yang paling diminati ilmu Komunikasi dan Bahasa dan Kebudayaan Korea.

Amelita  memperkirakan pada  SNMPTN dan SBMPTN  2021 jurusan tersebut  khususnya Pendidikan Kedokteran masih menjadi yang  terfavorit.

Amelita memberi alasan perjalanan panjang UI yang dimulai dari Fakultas Kedokteran,kompetensi para lulusan, jejaring dengan pihak eksternal yang terjalin sangat baik selama ini, riset dan kontribusi yang diberikan bagi masyarakat, fasilitas praktik yang sangat memadai. Selain itu keberadaan rumah sakit pendidikan RSUI yang dimiliki. 

"Kami kira ini menjadi sebagian dari faktor yang tentunya menjadi pertimbangan para calon mahasiswa  memilih pendidikan kedokteran, " tandas Amelita.

Yatri I Kusumastuti Kepala Komunikasi IPB University mengutarakan dari survey menunjukan umumnya calon mahasiswa mendaftar  prodi tertentu karena bayangan luasnya peluang kerja dari lulusan dari prodi yang dipilih. 

Dikatakan ada 10 jurusan terbanyak yg menjadi pilihan calon mahasiswa di kampus IPB. Jurusan tersebut adalah Ilmu Gizi, Aktuaria, Statistika, Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Teknologi Pangan, Teknik Sipil dan Lingkungan, Ilmu Komputer, Agribisnis, Teknik Industri Pertanian dan Bisnis.

Yatri berpesan pada lulusan SMA sederajat dan calon mahasiswa dalam memilih IPB dan prodi terkait bahwa solusi untuk  penyediaan pangan dari hulu sampai ke hilir serta penanggulangan masalah lingkungan masih akan terus berkembang.

Dikatakan Indonesia membutuhkan generasi muda yang handal dalam membangun pertanian dalam arti luas sepertk pertanian, kelautan dan biosains tropika.

"Kami mengundang siswa dan siswi terbaik bangsa untuk bergabung di IPB guna dididik menjadi praktisi maupun pakar terbaik dalam bidang pertanian. Indonesia menanti kontribusi kalian semua, " pungkasnya.

Pada bagian lain ,sampai saat ini siswa yang mendaftar program KIP Kuliah masih belum dapat menyelesaikan pendaftaran SNMPTN, akibat belum sinkron sistem terkait.

Terkait itu, Tim Teknis KIP Kuliah melakukan pembahasan bersama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi ( LTMPT) guna  mencari solusi masalah tersebut. (H-3)

BERITA TERKAIT