20 February 2021, 13:25 WIB

Peneliti LIPI: Belum Ada Studi Ilmiah Khasiat Jambu untuk Covid-19


Humaniora | Humaniora

Beredar unggahan mengenai jambu kristal putih yang disebut dapat menangkal covid-19 dalam sebuah akun Facebook pada akhir Januari lalu. Dalam unggahan tersebut, jambu kristal disebut memiliki kandungan vitamin C yang lebih tinggi daripada jeruk.

Peneliti Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Masteria Yunovilsa Putra mengatakan narasi soal jambu kristal putih sebagai penangkal covid-19, hingga kini belum dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut dia, tidak ada penelitian valid yang dapat membuktikan keunggulan jambu kristal putih tersebut. "Belum ada studi ilmiah mengenai jambu kristal untuk covid-19," kata Masteria pada Jumat (19/2).

Baca juga: Kanker Prostat, Kapan Waktu Tepat untuk Deteksi Dini?

Sebelumnya, ahli gizi Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) DKI Jakarta yang juga merupakan Anggota Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia (APKI) Irtya Qiyamulail juga membantah narasi tersebut.

Irtya menyebutkan jambu kristal putih memang memiliki kandungan vitamin dan mineral yang bermanfaat, layaknya serat, karbohidrat, protein, kalsium, beta karoten, B1, dan B2, sebagaimana dilaporkan turnbackhoax.id.

Kandungan vitamin C pada jambu kristal putih, menurut Irtya, merupakan yang terbesar, yakni sebanyak 116 mg/100 gram. 

Irtya mengakui manfaat vitamin C untuk mengoptimalkan imunitas tubuh dan berperan sebagai antioksidan untuk mencegah radikal bebas, selain membantu dalam pencegahan penularan penyakit, bakteri, dan virus.

Namun, Irtya menegaskan belum ada penelitian yang membuktikan bahwa jambu kristal putih bisa menangkal ataupun menjadi antivirus covid-19 secara khusus. (Ant/H-3)

BERITA TERKAIT