10 February 2021, 21:13 WIB

Kendati Tertunda,Mayoritas Calon Jemaah Umrah Tetap Menunggu


Syarief Oebaidillah | Humaniora

TERTUNDANYA kembali pemberangkatan umrah ke tanah suci, akibat pembatasan kunjungan ke Saudi bagi 20 negara termasuk Indonesia tidak menyurutkan calon jemaah umrah untuk tetap menunggu dapat diberangkatkan.

Hal tersebut dikemukakan Direktur Fattur Travel Norman Tahir dan Direktur Khazzanah Tour, Zaky Zakaria menjawab Media Indonesia, Rabu ( 10/2).

“Kebanyakan dari jemaah umrah bersabar untuk menunggu dan tidak meminta pengembalian biaya umrah mereka,” kata Norman Tahir.

Namun begitu,lanjut dia, jika ada calon jemaah umrah yang meminta pengembalian akan diberikan.

Baca juga :Imlek, Penjualan Pohon Kristal di Denpasar Meningkat

“Kami terus memantau perkembangan keadaan di Arab Saudi semoga pembatasan kunjungan 20 negara termasuk negara kita Indonesia segera dapat dinormalkan kembali,” kata Norman yang juga anggota pengawas asosiasi Gabungan Pengusaha Haji dan Umrah (Gaphura) .

Senada dikemukakan Zaky Zakaria, hampir 90% lebih jemaah umrah yang sudahmelakukan deposit sebelum pandemi tahun lalu tidak melakukan refund, contoh seperti Khazzanah Tour yang ia pimpin hampir 95% tidak melakukan refund.

Pasalnya mereka para jemaah yang mendaftar umrah telah berniat serius. “Jika ada jemaah yang belum dapat berangkat bukan karena kita tidak memberangkatkan namun pertimbangan akibat pandemic serta dampak kebijakan.Saudi. Mereka masih berharap umrah secara normal dan pemerintah Saudi kembali membuka umrah,”ujarnya .

Zaky yang juga Kepala Bidang Umrah dan Haji Asosiasi Muslim Perjalanan Haji dan Umrah RI (Amphuri) mengaku optimis dalam dua pekan ke depan pemerintah Saudi akan membuka umrah khususnya dari jemaah Indonesia. (OL-2)

.

 

BERITA TERKAIT