29 January 2021, 07:00 WIB

Kominfo Siap Bangun 7.904 BTS 4G


mediaindonesia.com | Humaniora

DIREKTUR Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Anang Latief menegaskan pihaknya tengah menyiapkan pengadaan sinyal 4G di seluruh pelosok Indonesia untuk mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di seluruh Indonesia.

Menurut dia, untuk tahun ini, Bakti Kominfo telah menargetkan pembangunan 7.904 menara base transceiver station (BTS) 4G di seluruh wilayah Nusantara. Pembangunan BTS 4G itu nantinya akan mempercepat akses jaringan internet ke daerah-daerah tersebut.

“Ini porsi di kawasan bagian timur menjadi yang paling besar atau mencapai 65%. Kita akan pastikan konektivitas ini akan selesai,” ungkapnya dalam acara Media Group News Summit Indonesia 2021 bertema Wonderful Indonesia: reviving the tourism industry di Grand Studio Metro TV, kemarin.

Dia menambahkan, saat ini kualitas telekomunikasi terus ditingkatkan pemerintah, khususnya di seluruh daerah wisata Indonesia. Apalagi, Anang mengakui kualitas telekomunikasi di sejumlah daerah yang termasuk lima destinasi super prioritas (DSP), yakni Borobudur, Danau Toba, Labuan Bajo, Likupang, dan Mandalika, belum seluruhnya baik.

“Di Danau Toba kualitas telekomunikasi ini sudah bintang 4, artinya sudah baik. Borobudur bintang 5 sudah sangat baik, Mandalika bintang 4, Labuan Bajo ini masih bintang 3 karena daerah perbukitan jadi agak sulit untuk menjangkaunya, dan Likupang masih bintang 2. Nah, target 2021 ini semua harus punya kualitas bintang 5,” pungkas Anang.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno telah bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate untuk membahas infrastruktur telekomunikasi di 5 DSP.

Menurut Menparekraf, dukungan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) merupakan hal utama untuk membangun destinasi super prioritas.

“Bagaimana kita sekarang melihat TIK bukan lagi infrastruktur tambahan, melainkan infrastruktur utama karena begitu kita mendarat di 5 DSP, kita akan nyalakan smartphone atau HP (handphone) kita dan kita akan sangat bergantung pada coverage sinyal,” kata Sandi saat memberikan keterangan bersama Menkominfo, Senin (18/1). (Des/S-2)

BERITA TERKAIT