27 January 2021, 18:44 WIB

Pulo Gebang jadi Terminal Pertama yang Terapkan GeNose  


Insi Nantika Jelita | Humaniora

MENTERI Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memilih Pulo Gebang, Jakarta Timur, sebagai terminal bus pertama untuk pemeriksaan acak atau random check penggunaan alat pendeteksi covid-19 Gajah Mada Electric Nose Covid-19 atau GeNose C19. 

Meski penumpang tidak wajib menggunakan GeNose saat naik transportasi darat, namun diadakannya random checking itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Darat dalam Masa Pandemi Covid-19.

"Kita akan mulai dari Pulo Gebang tanggal 5 atau 6 Februari, supaya ini bisa terukur. Random sampling diberlakukan di terminal dulu, nanti bisa di pelabuhan juga," ungkap Budi dalam webinar Bincang Editor GeNose, Rabu (27/1).

Menhub menegaskan, jika dalam proses random checking ditemukan penumpang bus didapati terjangkit covid-19, maka warga tersebut diminta tidak melanjutkan perjalanan.

Baca juga : RSDC Wisma Atlet Kekurangan Tenaga Medis ICU & HCU

Budi juga mengimbau kepada calon penumpang bus atau kereta api yang ingin berpergian jauh atau ke luar kota, diwajibkan untuk puasa satu jam sebelum menggunakan GeNose. 

"Warga yang diperiksa harus berpuasa 1 jam, saya pikir itu hal yang mudah," kata Budi.

Menhub juga mengatakan, untuk penggunaan GeNose di stasiun kereta api, akan dimulai di stasiun Senen Jakarta dan stasiun Tugu Yogyakarta mulai 5 Februari. Hal itu sesuai Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 11 tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Pandemi Covid-19.

"Nanti kami akan evaluasi, untuk di terapkan di 20 kota dan dalam sebulan mendatang bisa (tersebar) 40 kota untuk diterapkan," pungkas Budi. (OL-7)

BERITA TERKAIT