25 January 2021, 23:45 WIB

Kolaborasi BKM-PII dengan Perguruan Tinggi akan Hasilkan Inovasi


Syarief Oebaidillah | Humaniora

BADAN Kejuruan Mesin Persatuan Insinyur Indonesia (BKM-PII) dinilai perlu bergerak maju dengan melakukan partisipasi dan kolaborasi dengan semua pihak termasuk perguruan tinggi. Kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan bisa menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Hal itu diungkapkan, Ketua BKM PII Prof Agustinus Purna Irawan dalam keterangannya, Senin (25/1). "BKM-PII perlu bergerak maju dengan berlandaskan komitmen untuk melakukan pelayanan prima, sehingga dapat membawa organisasi menjadi lebih besar, diakui, serta disegani. Semua ini membutuhkan keberanian untuk terbuka dan berubah," ujar Agustinus.

BKM PII merupakan rumah bersama bagi sarjana teknik mesin dan insinyur profesional teknik mesin, maka perlu membangun kolaborasi dan mengimplementasikan, yakni setiap anggota perlu berkontribusi secara positif demi kemajuan BKM-PII.

"Kita perlu menyentuh perguruan tinggi agar para calon sarjana mesin dapat mengenal organisasi ini. Juga dapat menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat," jelas Agustinus yang baru dilantik menjadi Ketua BKM-PII itu.

Ia mengatakan, terdapat delapan Indikator Kinerja Utama di perguruan tinggi, salah satunya yaitu kolaborasi dengan dunia profesi dan industri. Kolaborasi perguruan tinggi sebagai penghasil sarjana teknik mesin dengan praktisi yang sudah tergabung dengan BKM-PII harus diwujudkan agar dapat membangun komunitas praktisi teknik mesin, insinyur teknik mesin serta sarjana teknik mesin yang handal demi memenuhi harapan bangsa dan negara.

"Kolaborasi yang baik perlu terus dibangun dengan asosiasi profesi sehingga semua dapat berkembang bersama dalam menghasilkan SDM unggul untuk Indonesia jaya. Semoga ke depannya BKM- PII dapat mengembangkan diri menjadi asosiasi profesi yang makin bermanfaat bagi semua anggota dan para mitranya," terang Agustinus yang merupakan Rektor Universitas Tarumanagara itu. (Ant/OL-15)

BERITA TERKAIT