19 January 2021, 15:40 WIB

Moeldoko: Libatkan TNI untuk Sukseskan Vaksinasi Covid-19


Andhika Prasetyo | Humaniora

KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko mendorong Komando Daerah Militer (Kodam) untuk turut serta menyukseskan program vaksinasi Covid-19.

Menurut Moeldoko, Kodam memiliki Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang berfungsi sebagai garda terdepan dalam menyosialisasikan, mengawal pendistribusian, hingga membantu pelaksanaan vaksinasi di lapangan.

Baca juga: Bappebti Blokir 1191 Entitas tak Berizin Sepanjang 2020

Babinsa, nantinya, dapat bersinergi dengan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban (Babinkamtibnas) yang berada di bawah tanggung jawab Polri.

"Peran serupa pernah sukses saat Indonesia menggelar program vaksinasi polio beberapa tahun silam,” ujar Moeldoko saat menggelar rapat koordinasi bersama delapan Panglima Kodam di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (19/1).

Dalam kesempatan yang sama, Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani menuturkan pihaknya masih menerima informasi terkait warga di beberapa daerah yang menolak vaksinasi covid-19.

"Oleh karena itu, KSP mengundang para Panglima Kodam untuk memaparkan laporan dan informasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di wilayah teritorial masing-masing," ucap Jaleswari.

Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurahman menyampaikan, di wilayahnya, belum ada penolakan vaksin covid-19.

Ia menekankan bahwa Kodam Jaya telah menyosialisasikan program tersebut jauh sebelum pelaksanaan.

“Kami juga melakukan pendampingan, pelaksanaan dan melakukan pengamanan dan melibatkan Babinsa untuk door to door. Cara ini kami gunakan untuk melawan hoaks terutama soal kehalalan dan dampak setelah vaksin,” jelas Dudung.

Adapun, Panglima Kodam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto mengatakan perlunya sosialisasi secara masif kepada seluruh lapisan masyarakat mengenai vaksinasi covid-19.

“Kami juga memberi contoh dengan ikut menjadi penerima vaksin dan sampai saat ini sebagian besar masyarakat di Jawa Barat menerima dan mendukung adanya vaksin,” terang Panglima Kodam III Siliwangi Mayjend. TNI Nugroho Budi Wiryanto.

Di Papua, Panglima Kodam 19 Cendrawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono menyebut sebagian besar masyarakat Papua menerima program vaksinasi.

"Memang masih ada segelintir kelompok yang melakukan penolakan. Kamk berkomitmen untuk terus menyosialisasikan vaksinasi ke masyarakat dan kepada tokoh masyarakat yang masih menolak vaksin. Tapi kami perlu sistem informasi satu data sehingga program ini tepat guna dan tepat sasaran,” jelas Yogo. (OL-6)
 

BERITA TERKAIT