19 January 2021, 14:15 WIB

Struktur Daratan Pesisir Sulawesi Barat Berubah Pascagempa M6,2


Zubaedah Hanum | Humaniora

BADAN Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyatakan, telah terjadi perubahan struktur daratan atau land deformation di wilayah Sulawesi Barat pascagempa kuat berkekuatan 6,2, 15 Januari 2021 lalu.
 
Informasi tersebut didapatkan setelah dilakukan analisis menggunakan Interferometry Synthetic Aperture Radar (InSAR), menggunakan data satelit radar Sentinel 1B - ESA pada 4 Januari 2021 dan 16 Januari 2021.

"Hasil analisis menunjukkan bahwa radius land deformation kurang lebih 50 km/lebih dari episentrum gempa, dan kisaran land deformation 10-30 mm," sebut BPPT dalam akun medsosnya.

BPPT menegaskan, kondisi land deformation ini harus terus dipantau untuk memonitor dampak gempa bumi selanjutnya, dan sebagai dasar proses rehabilitasi yang akan dilakukan.

Land deformation atau disebut juga deformasi muka tanah merupakan perubahan posisi pada muka tanah baik perubahan ke atas maupun perubahan ke bawah dari posisi awalnya. Perubahan muka tanah merupakan hal yang serius terutama apabila terjadi di daerah pesisir pantai. (H-2)

 

BERITA TERKAIT