15 January 2021, 03:30 WIB

Nicke Widyawati Top CEO 2020


Despian Nurhidayat | Humaniora

DIREKTUR Utama Pertamina, Nicke Widyawati, 53, dinobatkan The Aramco Trading, perusahaan energi global yang berbasis di Saudi Arabia, sebagai Top CEO 2020. Pada ajang penghargaan bertajuk The Aramco Trading New Silk Road CEO of the Year in 2020 ini, Nicke didapuk sebagai CEO terbaik untuk kategori energy refining.

Penobatan Nicke sebagai Top CEO 2020 didasarkan pada penilaian dan kinerja Nicke yang memiliki prestasi luar biasa dalam industri pengolahan migas nasional di tengah tantangan covid-19 yang melanda dunia. Nicke juga dinilai memiliki catatan luar biasa dalam membangun kemajuan industri migas serta interkoneksi energi dari Kawasan Timur Tengah ke Asia.

Nicke Widyawati mengungkapkan, penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras semua pekerja Pertamina. Tahun ini, Pertamina mengalami triple shocks akibat dari pandemi covid-19, yakni harga minyak mentah dunia anjlok, penurunan demand BBM, dan depresi nilai tukar rupiah terhadap dolar. Namun, semua lini usaha Pertamina tetap berlanjut untuk memenuhi target 2020.

“Aspirasi kami ialah menjadi perusahaan energi global yang terkemuka dengan nilai market US$100 miliar. Kilang-kilang yang ada serta program pengembangan merupakan komitmen kami untuk memenuhi tugas yang dimandatkan pemerintah dan fokus mendorong pembangunan kilang yang terintegrasi dengan petrokimia,” ujar Nicke dilansir dari keterangan resmi, kemarin.

Pertamina, lanjut Nicke, juga fokus mengembangkan green refinery dan energi baru terbarukan dalam rangka mengimplementasikan secara menyeluruh kerangka kerja lingkungan, sosial, dan pemerintah (ESG Framework) agar Pertamina lebih lincah, adaptif, dan berkelanjutan menghadapi tantangan era transisi energi yang sejalan dengan visi Pertamina menjadi perusahaan migas kelas dunia dengan nilai market US$100 miliar.

“Dalam kerangka pengembangan energi terbarukan, Pertamina akan terus mengoptimalkan penggunaan sumber energi domestik. Pembangunan megaproyek RDMP dan NGRR terus dituntaskan untuk mewujudkan kemandirian dan kedaulatan energi nasional,” tuturnya.

Penghargaan terhadap CEO berprestasi ini merupakan event tahunan dari Aramco Trading dengan memilih para pemimpin perusahaan energi internasional yang berprestasi luar biasa di bidangnya.

 

Terobosan

Majalah Fortune menobatkan Nicke sebagai Fortune’s 2020 Most Powerful Women International dan terdaftar di dalam Forbes World’s 100 Most Powerful Women 2020. Fortune menilai Nicke Widyawati sebagai Dirut Pertamina berhasil melakukan terobosan dalam kinerja Pertamina selama masa pandemi covid-19 sehingga kerugiannya dapat ditekan, jauh lebih baik dari perusahaan migas global lainnya.

Sebelumnya, ia menerima penghargaan Women's Work of Female Grace dari Indonesia Asia Institute pada 2013.

Nicke diangkat menjadi Direktur Utama Pertamina sejak 30 Agustus 2018, setelah sebelumnya mulai menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia dan Pelaksana Tugas Direktur Logistik, Rantai Pasokan, dan Infrastruktur pada 2017.

Lulusan Institut Teknologi Bandung jurusan teknik industri tersebut menempuh studi strata duanya di Universitas Padjadjaran jurusan hukum dan bisnis. (Ant/H-3)

BERITA TERKAIT