14 January 2021, 09:25 WIB

Menko PMK Galakkan Donor Plasma Konvalesen Penyintas Covid-19


Humaniora | Humaniora

ANGKA kasus Covid-19 di Indonesia sampai saat ini masih terus meningkat signifikan. Berdasarkan data terbaru (Rabu, 13/1) kasus positif bertambah 11.278 orang. Secara kumulatif kasus positif hingga kemarin mencapai 858.043 orang.

Meskipun demikian, angka kesembuhan pun juga terus mengalami peningkatan. Angka kesembuhan berdasarkan data terbaru bertambah 7.657 orang atau secara kumulatif menjadi 703.464 orang. Sementara, kasus meninggal bertambah 306 orang atau secara kumulatif menjadi 24.951 orang.

Dari tinjauan medis, mereka yang sembuh telah memiliki antibodi terhadap covid-19 dalam berbagai level. Antibodi dalam plasma darah yang cukup tinggi inilah yang dapat di dermakan ke pasien lainnya untuk membantu mempercepat kesembuhan.   

Di 29 Unit Donor Darah (UDD) PMI, penyintas covid-19 dapat melakukan donor plasma konvalesen tersebut dengan syarat medis tertentu.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan donor konvalesen merupakan salah satu upaya untuk membantu menyelamatkan mereka yang masih terjangkit covid-19.

"Karena sudah terbukti dengan adanya plasma konvalesen itu banyak pasien covid-19 yang terselamatkan," ujar Menko PMK saat melakukan kunjungan ke Markas PMI Provinsi DKI Jakarta, Kramat Raya pada Rabu sore (13/1).

Muhadjir menghimbau kepada para penyintas yang telah sembuh dari infeksi virus untuk melakukan donor plasma konvalesen yang dapat menyelamatkan pasien covid-19.

"Saya mohon kepada penyintas yang telah disembuhkan oleh Allah, oleh Tuhan dari wabah Covid-19 ini. Sekarang saatnya untuk memberikan bantuan memberikan sebagian dari berkahnya kepada saudara-saudaranya yang sekarang sedang mengalami cobaan," tuturnya.(RO/H-1)

 

BERITA TERKAIT