12 January 2021, 23:47 WIB

Hari Ini Tim SAR Evakuasi 139 Kantong Jenazah


Insi Nantika Jelita | Humaniora

HARI keempat pencarian, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 139 kantong jenazah dalam pencarian korban dan serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di Perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, pada Sabtu sore (9/1).

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI (Purn.) Bagus Puruhito mengungkapkan, hingga hari ini, Selasa (12/1) pukul 21.00 WIB, ada tambahan signifikan terkait jumlah obyek pencarian, yakni 61 kantong body remain (bagian tubuh korban) 8 kantong serpihan kecil pesawat, dan 2 potongan besar pesawat.

"Hingga malam ini, total penemuan body remain sebanyak 139 kantong, serpihan kecil pesawat 26 kantong, dan potongan besar pesawat sebanyak 26 kantong," terang Bagus dalam akun media sosial Basarnas, Selasa (12/1).

Dia menuturkan, tambahan tersebut berturut-turut diserahkan ke Posko Terpadu di Pelabuhan JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta oleh KN SAR Karna sebanyak 24 kantong jenazah dan 1 diantaranya berupa partikel pesawat.

Lalu oleh kapal Bakamla membawa 2 kantong, KP Pelatuk Polair 14 kantong, sea rider Marinir 3 kantong, KRI Kurau sebanyak 3 kantong, serta RIB 02 Lampung 20 kantong.

Bagus menjelaskan, body remain korban dibawa tim DVI ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Sedangkan, temuan serpihan pesawat diserahkan ke tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Sementara itu, kotak hitam berupa FDR (Flight Data Recorder) Sriwijaya Air SJ-182 sudah ditemukan pukul 14.00 WIB pada hari ini oleh tim SAR gabungan di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, membutuhkan waktu hingga lima hari untuk mengungkap penyebab jatuhnya pesawat dengan rute Jakarta-Pontianak pada Sabtu pekan lalu. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT