12 January 2021, 12:01 WIB

BPOM Sahkan Vaksin Sinovav, Erick Thohir : Kabar Menyejukkan


 Insi Nantika Jelita | Humaniora

MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merespon positif soal atas dikeluarkannya penggunaan izin darurat atau emergency user authorization (EUA) vaksin Sinovac oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM).

Selain itu, Erick mengatakan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah menyatakan kehalalan vaksin covid-19 yang berasal dari Tiongkok itu.

"Dengan diberikannya persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat dari BPOM RI untuk Vaksin Covid-19 buatan Sinovac bekerja sama dengan Bio Farma, ini adalah kabar menyejukkan dan sangat dinanti," tulis Erick dalam akun media sosialnya @erickthohir, Selasa (12/1).

Dia mengatakan, para tenaga kesehatan, pelayanan publik dan masyarakat bisa divaksinasi tanpa keraguan. Erick menegaskan, vaksin Sinovac dijamin aman.

"Vaksin Sinovac aman, berkhasiat, dan halal. Insya Allah, vaksinasi disertai disiplin protokol kesehatan akan melindungi diri, orang sekitar, dan negeri," tandas Erick.

Sementara itu, Bio Farma menyampaikan, BPOM pada Senin (11/1) secara resmi mengeluarkan izin EUA (Emergency Use Authorization) atas Vaksin Covid-19 yang pertama kali kepada vaksin produksi Sinovac yang bekerja sama dengan pihaknya.

"Hal ini melengkapi rekomendasi Halal dan Suci yangtelah dikeluarkan oleh MUI sebelumnya. Dengan demikian, vaksin Covid 19 tersebut telah terbukti aspek keamanan, khasiat dan mutunya berdasarkan data-data dukung yang memadai," kata Bio Farma dalam akun @biofarmaid.

Bio Farma menyebut, ada tiga aspek yang dilihat BPOM dalam mengeluarkan EUA yakni, efikasi, netralisasi dan imunogenisitas.

"Presiden Jokowi menyatakan bahwa vaksin yang akan digunakan di Indonesia adalah vaksin yang telah diuji melalui serangkaian penelitian di berbagai negara, dan terbukti aman," terang Bio Farma. (Ins/Ol-09)

BERITA TERKAIT