07 January 2021, 09:55 WIB

Vaksinasi Jakarta Tunggu Instruksi Pemerintah Pusat


Hilda Julaika | Humaniora

Program vaksinasi pada 2021 akan segera dilakukan. Salah satunya di Provinsi DKI Jakarta yang rencananya digelar di pekan kedua dan ketiga bulan Januari ini. Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani pun memantau distribusi vaksin di Jakarta. Utamanya untuk prioritas pertama vaksin, yakni tenaga kesehatan (nakes).

"Untuk menjalankan program vaksinisasi, perlahan-lahan dosis vaksin mulai di salurkan sesuai kebutuhan nakes ke seluruh daerah, salah satunya DKI Jakarta," kata Zita kepada Media Indonesia, Kamis (7/1).

Baca juga: Epidemiolog: Informasikan Kejadian Pascaimunisasi pada Masyarakat

Ia pun menjelaskan telah terkonfirmasi hari ini akan masuk 120 ribu dosis untuk nakes di Jakarta. Meski demikian, ia menilai jumlah dosia ini masih kurang, karena ada 131 nakes. Sehingga idealnya ada 262 ribu dosis, karena satu orang disuntik dua kali selang 14 hari.

"Mungkin ini masih bertahap pendistribusiannya," imbuhnya.

Adapun hingga sekarang penggunaan vaksin belum ditentukan waktunya oleh DKI. Karena Pemprov DKI Jakarta sendiri masih menunggu keputusan dari Kemenkes dan tim pusat.

"Saya pikir ini wajar, memang vaksinisasi tidak boleh dilakukan sebelum ada emergency use authorization, atau izin penggunaan darurat dari Badan POM. Kita harus tunggu uji klinisnya dulu," ungkapnya.

Zita juga meminta BPOM mengawal keamanan, khasiat, dan mutu vaksin Covid-19 dengan cermat dan tanpa tekanan. sehingga hasilnya bisa maksimal, karena ini berkaitan dengan nyawa masyarakat.

"Saya berharap, semoga uji klinisnya segera keluar dengan hasil yang baik dan aman. Kemudian BPOM bisa langsung terbitkan EUA, dan vaksinisasi di Indonesia berjalan lancar," pungkasnya. (H-3)

BERITA TERKAIT