05 January 2021, 04:20 WIB

Vaksin Covid-19 Tiba di Daerah


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

VAKSIN covid-19 yang sudah mulai didistribusikan ke 34 provinsi sejak Minggu (3/1) telah tiba di sejumlah daerah. Selanjutnya, vaksin Sinovac itu didistribusikan hingga ke tingkat puskesmas.

Sebanyak 62.560 dosis vaksin Sinovac tiba di Kota Semarang, Jawa Tengah, kemarin dini hari. Nantinya, vaksin itu akan segera disuntikkan kepada para tenaga kesehatan yang ada di Jawa Tengah.

“Sudah kita siapkan semuanya, termasuk nanti sistem distribusinya ke daerah sampai ke penerima,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengecek vaksin Sinovac di gudang Dinas Kesehatan Pemprov Jateng di Kawasan Industri Tambakaji, Semarang, kemarin. Vaksin covid-19 juga telah tiba di Surabaya, Jawa Timur, kemarin. Untuk tahap pertama, Jatim mendapatkan jatah 77.760 dosis.

“Alhamdulillah pagi ini (kemarin) vaksin covid-19 sudah sampai. Untuk distribusi nya, prioritas tahap pertama ini adalah untuk SDM kesehatan,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, kemarin.

Sebanyak 30.000 dosis vaksin juga telah tiba di Palembang, Sumatra Selatan, lewat jalan darat, kemarin. Vaksin itu langsung disimpan di gudang penyimpanan vaksin Dinas Kesehatan Sumsel.

Gubernur Sumsel Herman Deru meminta para kepala daerah di Sumsel untuk bersedia menjadi yang pertama disuntik vaksin covid-19 sebelum masyarakatnya menjalani vaksinasi.

Hal itu sebagai upaya memberikan kepastian kepada masyarakat yang dipimpinnya sehingga bisa memberikan contoh penerima vaksin covid-19. “Saya akan duluan (disuntik vaksin). Wali Kota Palembang juga akan disuntik vaksin lebih dulu sebelum masyarakat Palembang,” kata Herman Deru.

Juru bicara vaksin covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi menyampaikan bahwa letak geografi s wilayah di Tanah Air menjadi tantangan dalam pendistribusian vaksin covid-19 sehingga dilakukan pengiriman vaksin terlebih dahulu ke 34 provinsi.

“Kan ini dikirim ke 34 provinsi, dan geografisnya kan juga banyak tantangan, ya. Jadi kita harapkan vaksin sudah lebih dekat pada sasaran,” kata Siti.


Pertengahan Januari

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengatakan program vaksinasi covid-19 dijadwalkan berjalan mulai pertengahan Januari atau pekan depan.

“Tadi dilaporkan bahwa pemerintah akan segera memulai untuk melakukan vaksinasi yang dijadwalkan sekitar pertengahan bulan atau minggu depan. Ini tentu menunggu emergency use authorization (EUA) dari Badan POM dan juga terkait dengan kehalalan,” kata Airlangga dalam konferensi pers seusai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin.

Menko Perekonomian itu mengatakan data-data uji klinis vaksin Sinovac yang dilakukan di Bandung dan di negara-negara lain seperti Brasil serta Turki juga akan digunakan pemerintah sebagai basis ilmiah program vaksinasi.

Di samping itu, pemerintah pun terus mengupayakan vaksin dari produsen lain.

“Pemerintah terus mempersiapkan berbagai vaksinasi juga untuk pengadaan, baik itu AstraZeneca, Pfizer, Novavax, maupun Gavi,” katanya.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Penny K Lukito mengatakan, meski sudah didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia, vaksin Sinovac belum boleh disuntikkan karena belum mendapat izin penggunaan darurat atau EUA.

“EUA masih berproses, tapi vaksin sudah diberikan izin khusus untuk didistribusikan karena membutuhkan waktu untuk sampai ke seluruh daerah target di Indonesia,” kata Penny kepada wartawan di Jakarta, kemarin. (Dhk/DW/HT/FL/AS/X-10)

BERITA TERKAIT