01 January 2021, 14:14 WIB

BSU Guru Madrasah Non-PNS Sudah Terserap 100%


Faustinus Nua | Humaniora

BANTUAN Subsidi Upah (BSU) untuk guru madrasah non-PNS sudah terserap 100%. Hal itu diungkapkan Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama M. Zain.

"Per 30 desember 2020, saldo bank penyalur sudah Rp0. Itu berarti 100% BSU guru non-PNS sudah terserap. Alhamdulillah," uja Zain dalam keterangan resmi, Jumat (1/1).

Menurutnya, capaian itu sebagai prestasi Kementerian Agama. Dia pun menyampaikan terima kasih atas kerja sama berbagai pihak yang mengawal program BSU. Sehingga,  tersalurkan dan tepat sasaran. Apresiasi juga disampaikan ke media yang berperan besar dalam mengedukasi dan penyebaran informasi. 

"Semoga mashlahat dan bisa memberi keringanan bagi guru madrasah kita di tengah pandemi covid-19," imbuh Zain.

Baca juga: Pemerintah Diminta Evaluasi Ulang Kebijakan PTM

Notifikasi pencairan BSU guru madrasah non-PNS sudah dikirim ke Aplikasi Simpatika mulai 17 Desember 2020. Sejak itu, 543.928 guru yang berhak menerima BSU sudah bisa melakukan cetak surat kelengkapan untuk ditandatangani dan dibawa ke bank penyalur.

BSU guru madrasah non-PNS sebesar Rp600 ribu per bulan dan diberikan untuk tiga bulan. Pencairan BSU guru madrasah non-PNS pun disambut Sutejo dan Purwantini. Selama ini, keduanya mengabdikan diri sebagai guru madrasah di Kabupaten Rembang. Bagi mereka, BSU ini sangat membantu di masa pandemi.

“Alhamdulillah, saya sampaikan terima kasih kepada pemerintah yang sudah memberikan BSU di masa pandemi. Lumayan untuk memenuhi kebutuhan saat pemasukan berkurang,” kata Sutejo.(OL-11)

BERITA TERKAIT