31 December 2020, 09:30 WIB

Perilaku Hidup Sehat di Kalangan Mahasiswa pada Pandemi Covid-19


mediaindonesia.com | Humaniora

PADA Oktober 2020, Dosen dari Kelompok Keahlian Farmakologi-Farmasi Klinik, Sekolah Farmasi ITB dengan Ketua Prof. Dr. Andreanus A. Soemardji, dan anggota apt. Nova Suliska, M.Si, Dr. Hubbi Nashrullah Muhammad, dan apt. Irianti Bahana Maulida Reyaan, M.Si melaksanakan webinar dengan tema Perilaku Hidup Sehat di Kalangan Mahasiswa.

Webinar ini merupakan bagian dari Program Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Inovasi ITB (P3MI-ITB). Pembicara pada webinar ini adalah dr. Johanes Casay Chandrawinata, MND, SpGK (dokter spesialis gizi klinik) yang membawakan topik perilaku hidup sehat dengan makanan sehat dan Prof. Dr. Andreanus A. Soemardji (Guru Besar Farmakologi-Imunologi) yang membawakan topik terkait pencegahan infeksi.

Menurut dr. Johanes Casay Chandrawinata, MND, SpGK, mahasiswa harus membiasakan hidup produktif untuk menunjang prestasi belajar, di antaranya adalah dengan menciptakan lingkungan belajar yang sesuai agar dapat fokus, membuat jadwal belajar, membuat rencana dan tujuan pembelajaran, tentukan waktu yang paling produktif untuk belajar dan mengerjakan tugas.

Selain itu mahasiswa harus membuat prioritas tugas yang paling penting dan sulit, hilangkan semua gangguan yang dapat menurunkan konsentrasi (misalnya teman yang mengajak jalan-jalan daripada belajar), hindari belajar di tempat tidur (utamakan di meja belajar agar duduk tegak dan suasana kerja produktif tetap terjaga).

Dokter Johanes juga menyaranpan mahasiswa untuk menyempatkan waktu untuk beristirahat, tentukan batas waktu untuk mengerjakan tugas, membagi tugas menjadi beberapa bagian yang lebih kecil, dan membiasakan hidup sehat (memilih makanan yang sehat, meningkatkan aktivitas fisik, istirahat yang cukup).

Menurut dr.Johannes, terdapat empat kunci utama gaya hidup sehat yaitu peratama, makan sehat

"Makan sehat bertujuan untuk mencapai kesehatan yang optimal. Dalam memilih makanan sehat utamakan terdapat sayuran dan buah, karbohidrat yang tinggi serat, protein yang sehat (contoh : dada ayam, ikan, dan kacang-kacangan seperti tempe),, minyak yang sehat (contoh : canola dan olive oil), dan mengkonsumsi cukup air mineral." jelasnya.

"Kedua menjaga berat badan sehat dan ketiga melakukan aktivitas fisik," ujar dr.Johanes.

Ia juga menganjurkan untuk hidup aktif setiap hari, misalnya yang paling sederhana adalah membersihkan rumah, mengutamakan naik tangga daripada naik lift, berjalan ke kantor.

"Tidak merokok karena merokok (aktif atau pasif) dapat menurunkan angka harapan hidup karena risiko terkena berbagai penyakit seperti penyakit paru-paru, jantung, dan kanker," paparnya.

Pembicara lain adalah Prof. Dr. Andreanus A. Soemardji yang membawakan topik mengenai pencegahan infeksi terutama di masa Pandemi Covid-19.

Infeksi, menurut Prof.Andreanus,  adalah gangguan kesehatan tubuh atau bagian tubuh karena mikroorganisme yang masuk ke dalam tubuh atau bagian tubuh tertentu.

"Kiat untuk mencegah infeksi adalah menjalankan gaya hidup sehat. Selain menjaga pola makan yang sehat dan rutin melaksanakan aktivitas fisik, menjaga kondisi mental, sosial, dan rohani serta menciptakan lingkungan hidup yang bersih juga penting untuk dilakukan," jelas Prof.Andreanus.

"Dalam pencegahan infeksi, juga dapat menggunakan beberapa suplemen yang dapat dibeli secara bebas, namun diupayakan untuk mendapatkan zat gizi/nutrien dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari terlebih dahulu," ujarnya. (RO/OL-09)

 

BERITA TERKAIT