30 December 2020, 14:05 WIB

Malam Tahun Baru, Waspadai Gelombang Tinggi hingga 6 Meter


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 30 - 31 Desember 2020.

"Tinggi gelombang lebih dari 2.5 m berpeluang terjadi di Laut Natuna utara, Perairan Kepulauan Anambas, Perairan Kepulauan Natuna, dan Selat Sunda bagian selatan," terang Kepala Bidang Humas BMKG Taufan Maulana, Rabu (30/12).

Sedangkan, potensi gelombang sangat tinggi (4.0 m - 6.0 m) berpeluang terjadi di Laut Natuna utara. Untuk potensi gelombang tinggi (2.5 m - 4.0 m) berpeluang terjadi di Selat Sunda bagian selatan, Perairan Kep Natuna, Perairan Kepulauan Anambas.

Sementara, untuk gelombang sedang (1.25m-2.5m) terjadi di beberapa perairan Indonesia di antaranya Perairan utara Sabang, Selat Malaka bagian utara, Selat Malaka bagian tengah, Perairan Kepulauan Bintan, Laut Jawa bagian barat, Laut Jawa bagian tengah, Laut Jawa bagian timur, Perairan Kotabaru, Selat Makassar bagian selatan, Laut Natuna, Selat Karimata bagian utara, Selat Karimata bagian selatan, Selat Bali bagian selatan, Selat Lombok bagian selatan, Laut Arafuru, Laut Maluku, Perairan barat Kepulauan Halmahera, Perairan utara Papua Barat, Perairan P. Biak - Jayapura.

BMKG, kata Taufan, mengimbau masyarakat untuk selalu tetap waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m).

Kapal ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

"Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Laut - Timur Laut dengan kecepatan 3 - 20 knot sedangkan wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan 3 - 30 knot," pungkasnya. (H-2)

BERITA TERKAIT