15 December 2020, 10:30 WIB

2021, Universitas Airlangga Lanjutkan Metode Blended Learning


Zubaedah Hanum |

UNIVERSITAS Airlangga (Unair) masih menerapkan metode blended learning pada perkuliahan di semester genap 2020/2021. Dengan metode ini, kegiatan pembelajaran dilakukan dengan 50% hadir dalam tatap muka dan 50% daring.

Direktur Pendidikan Unair Prof Dr Sukardiman, Apt mengatakan, pihaknya masih merujuk pada perkuliahan semester terdahulu dengan berpedoman pada Surat Edaran Rektor Nomor 1691/UN3/PK/2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang diterbitkan pada 18 Agustus 2020.

“SE Rektor tersebut tahapan kewaspadaan dan kehati-hatiannya hampir sama dengan SKB 4 Menteri dan jika nanti akan ada petunjuk teknis dari Dirjen Dikti, rasanya SE Rektor tersebut masih relevan untuk diterapkan,” katanya dikutip dari laman Unair.

Dijelaskannya, metode perkuliahan blended learning tersebut lebih banyak diperuntukkan pada program studi dengan keprofesian seperti perawat, kedokteran, kedokteran gigi, dan kedokteran hewan.

Sebelum pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka, terang Sukardiman, pihak fakultas diminta melakukan persiapan terlebih dahulu untuk mencegah terjadinya penularan covid-19.

Persiapan tersebut antara lain adalah pengaturan aliran keluar-masuk mahasiswa agar tidak terjadi kerumunan atau kontak yang membahayakan, persiapan disinfektan, persiapan tempat cuci tangan dan petugas pengukur suhu tubuh menggunakan thermo gun di setiap pintu masuk. Tidak hanya mahasiswa, namun stakeholder terkait yang lain seperti dosen juga dilakukan pengawasan.

“Kita sudah ada SOP (Standar Operasional Prosedur, red) mulai dari perencanaan pembelajaran, implementasi, dan evaluasi implementasi pembelajaran blended learning,” jelas Sukardiman. (H-2)

 

BERITA TERKAIT