03 December 2020, 10:45 WIB

BPBD Banten Evakuasi Warga Lebak Korban Banjir


Humaniora | Humaniora

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten melakukan evakuasi warga Desa Girimukti Kabupaten Lebak yang menjadi korban banjir dengan ketinggian mencapai dua meter.b

"Banjir itu akibat hujan sejak dini hari hingga pagi ini," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten Nana Suryana di Posko Kedaruratan Mitigasi di Villa Hejo Kiara Payung, Panggarangan, Lebak, Kamis. (3/12)

Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak diterjang banjir akibat Sungai Cisariap Jaya yang meluap setelah diguyur hujan terus-menerus sejak  Rabu (2/12) malam hingga Kamis (3/12) pagi.

Baca juga: BPJPH Edukasi Proses Sertifikasi Halal Pelaku UMK

Curah hujan dengan intensitas sedang dan ringan, namun berlangsung cukup lama hingga mengakibatkan Sungai Cisariap Jaya meluap.

Nana mengatakan, petugas kebencanaan dan relawan menggunakan perahu pelampung melakukan evakuasi agar warga yang terjebak banjir bisa diselamatkan. Mereka petugas juga menyisir ke setiap rumah-rumah warga,terutama untuk mengevakuasi warga usia lanjut dan anak-anak agar tidak menimbulkan korban jiwa.

"Semua warga yang dilanda banjir setinggi 2 meter bisa dievakuasi menggunakan perahu ke lokasi aman," kata dia.

BPBD Banten mencatat sebanyak 20 rumah warga Desa Girimukti Kabupaten Lebak terendam banjir dengan ratusan jiwa terdampak.

Korban banjir yang dievakuasi tersebut tidak tinggal di posko-posko pengungsian, karena pukul 08.00 WIB kembali surut. Mereka sudah ke rumah masing-masing untuk membersihkan lumpur dan sampah akibat banjir itu.

BPBD Banten juga menyalurkan logistik guna meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana alam tersebut.

"Kami minta warga tetap siaga menghadapi cuaca buruk itu," kata dia. (Ant/H-3)

 

BERITA TERKAIT