30 November 2020, 11:36 WIB

Jokowi Sebut DKI dan Jawa Tengah Butuh Perhatian Ekstra


Nur Azizah | Humaniora

PRESIDEN Joko Widodo mengatakan DKI Jakarta dan Jawa Tengah harus diberi pengawasan khusus. Sebab, dua provinsi ini mengalami kenaikan kasus covid-19 signifikan dalam sepekan terakhir.

"Saya ingin Ingatkan bahwa ada dua provinsi yang menurut saya perlu perhatian khusus karena peningkatan dalam minggu ini, dalam dua sampai tiga hari ini peningkatannya sangat drastis sekali," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (30/11).

Jokowi ingin tahu penyebab kenaikan kasus di dua provinsi tersebut. Kemarin, Minggu (29/11), kasus baru di Ibu Kota 1.431 kasus. Lalu kasus kesembuhan dalam sehari 814 kasus. Sementara Jawa Tengah kasus baru 2.036 kasus dan sembuh 760 kasus.

Baca juga: Pemda Diminta Awasi Ketat Persiapan Sekolah Tatap Muka

"Dilihat betul-betul kenapa peningkatannya begitu sangat drastis," ujar Jokowi.

Per 29 November 2020, kasus terkonfirmasi positif covid-19 bertambah 6.267 orang sehingga totalnya menjadi 534.266. Ini merupakan penambahan kasus tertinggi sejak kasus pertama di Indonesia.

Spesimen yang diperiksa pada hari itu 42.903 dari 31.021 orang. Secara akumulasi, Kemenkes telah melakukan pemeriksaan sebanyak 5.655.692 spesimen.

Sementara itu, pasien yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 3.810. Totalnya, menjadi 445.793 kasus dengan tingkat kesembuhan capai 84,035%.

Kasus meninggal dengan konfirmasi covid-19, tambah sebanyak 169 orang, jumlah ini lebih banyak dibandingkan hari sebelumnya (152 kasus). Total keseluruhan menjadi 16.815 kasus dengan tingkat kematian 3,15%, masih lebih tinggi 0,8% dari angka kematian global. (OL-1)

BERITA TERKAIT