26 November 2020, 04:40 WIB

Indonesia-Belanda Perkuat Kerja Sama


Fan/H-3 | Humaniora

KOLABORASI dalam penelitian merupakan mekanisme fundamental dalam mempromosikan kerja sama antarne­gara dan memperluas hubung­an antarlembaga.

“Saat ini, strategi kerja sama dalam bidang kebijakan sains dan inovasi memiliki peran penting. Indonesia dan Belanda mempunyai ikatan budaya dan sejarah yang panjang. Kedua negara bertekad untuk memperkuat hubungan untuk masa depan berkelanjutan,” kata Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro dalam ajang Week of Indonesia-Netherlands Education and Research (Winner) 2020 yang digelar virtual, kemarin.

Bambang menambahkan, kesempatan dan kemudahan koneksi yang lebih luas dapat mendorong potensi penelitian dan inovasi untuk memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Edukasi, Budaya, dan Sains Belanda Ingrid van Engelshoven menyampaikan bahwa kerja sama dalam bidang edukasi dan budaya antara Belanda dan Indonesia semakin berkembang. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah pertukaran pelajar dan semakin eratnya kerja sama di antara universitas-universitas kedua negara.

“Banyaknya pemuda yang hadir saat ini membuktikan bahwa kedua negara dapat melanjutkan hubungan dan kolaborasi lebih jauh lagi, dengan kesempatan yang semakin banyak, dan semakin melihat ke depan,” jelas Van Engelshoven.

Kedua menteri pun mengapresiasi kegiatan Winner yang diselenggarakan sejak 24-26 November. Winner diinisiasi Dutch Research Council, Kedutaan Besar Belanda di Indonesia, Royal Netherlands Academy of Arts and Science, dan NUFFIC NESO dalam kolaborasi dengan LIPI dan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI). Tema Winner 2020 ialah Achieving the sustainable development goals – from knowledge to practice. (Fan/H-3)

BERITA TERKAIT