23 November 2020, 09:05 WIB

Kejar Efektivitas, Kementerian Agama Pangkas Program Kerja


Zubaedah Hanum | Humaniora

KEMENTERIAN Agama merestrukturisasi programnya agar lebih sederhana dan fleksibel dalam implementasinya. Program Kemenag yang semula berjumlah 12, disederhanakan menjadi 5.

"Kita telah sederhanakan, agar lebih efisien dan efektif dalam pelaksanaan program," terang Sekjen Kemenag Nizar seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Senin (23/11).

Menurut Nizar, Kemenag selama ini memiliki 12 program, yaitu dukungan manajemen, pengawasan, litbang-diklat, penyelenggaraan haji, pendidikan Islam, Bimas Islam, Bimas Kristen, Bimas Katolik, Bimas Hindu, Bimas Buddha, Kerukunan Umat Beragama (KUB), dan Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal.

Ke-12 program itu, kata Nizar, disederhanakan menjadi 5. Basisnya tidak lagi berdasarkan unit eselon I, tapi lebih pada program dan outputnya.

Kelima program tersebut adalah: dukungan manajemen, Kerukunan Umat dan layanan kehidupan beragama (tercakup di dalamnya Kebimasan, Penyelenggaraan Haji dan Umrah, serta Khonghucu), pendidikan tinggi, kualitas pengajaran dan pembelajaran, serta PAUD dan Wajib Belajar 12 tahun.

"Program ini lebih sederhana, semoga akan lebih efektif dan optimal juga dalam pelaksanaannya," tandasnya.

Soal restrukturisasi ini turut disampaikannya di acara Focus Group Discussion (FGD) tentang Pengembangan Kelembagaan dan Sarana Prasarana melalui PHLN (Pinjaman Hibah Luar Negeri) di Pekalongan, Jawa Tengah, pekan lalu. Hadir dalam kesempatan itu sejumlah pimpinan perguruan tinggi islam negeri (PTKIN), serta tim PHLN IAIN Pekalongan, IAIN Cirebon, IAIN Surakarta, IAIN Salatiga, dan IAIN Kudus. (H-2)

BERITA TERKAIT