22 November 2020, 23:44 WIB

Gempa Bumi M5,3 di Laut Seram Akibat Aktivitas Sesar Lokal


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tektonik berkekuatan 5,3 skala richter (SR) menguncang wilayah Laut Seram sekira pukul 18.27 WIB, Minggu (22/11). Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=5,3.

"Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,47 LS dan 127,52 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 99 km arah Barat Laut Kota Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku pada kedalaman 18 kilometer," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulis, Minggu (22/11).

Menurutnya, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal di sekitar Laut Seram.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme oblique-turun atau normal-oblique," sebutnya.

Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Piru, Namlea III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu) dan Ambon II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," jelasnya.

Baca juga: Gempa Bumi 5,1 SR di Mamuju Tengah Akibat Aktivitas Sesar

Hingga pukul 19.00 WIB, dari hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Begitu juga menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," pungkasnya.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram chanel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.(OL-5)

BERITA TERKAIT