12 November 2020, 22:41 WIB

Kedaireka Wadah Sinergikan Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha


Syarief Oebaidillah | Humaniora

PLATFORM Kedaireka menjadi semangat baru bagi perguruan tinggi dan dunia industri untuk bertransformasi dan membangun solusi bagi Indonesia.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Paristiyanti Nurwardani pada rapat koordinasi bersama media dalam rangka kolaborasi reka cipta, Rabu (11/11).

Paris menyampaikan tujuan kolaborasi bersama media adalah sebagai landasan untuk mendorong optimalisasi publikasi mengenai pengembangan ekosistem reka cipta di Indonesia.

Platform kedaireka telah diluncurkan sebagai bagian dari skema pendanaan matching fund pada acara Merdeka Belajar series 6 pekan lalu. Tujuannya adalah membangun ekosistem Kampus Merdeka sebagai upaya untuk menyelesaikan berbagai isu sosial masyarakat, tantangan industri, dan masalah perguruan tinggi melalui kemitraan perguruan tinggi dengan dunia usaha dan industri.

“Kedaireka merupakan sebuah platform resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang bertujuan untuk membangun kemitraan antara perguruan tinggi dan dunia usaha/industri sebelum mengajukan hibah matching fund bersama-sama,” ucapnya.

Di sisi lain, Ade Kadarisman selaku Tim Kerja Akselerasi Reka Cipta Ditjen Dikti Kemendikbud mengutarakan berbagai reka cipta yang telah dilakukan perguruan tinggi sudah dapat disinkronkan dengan kebutuhan industri melalui platform kedaireka.

“Kami meyakini dengan adanya platform kedaireka serta dukungan pendanaan pemerintah akan berdampak pada meningkatnya akselerasi kerjasama industru dan dunia kampus serta pemulihan ekonomi nasional pasca-Covid-19,” ujarnya.

Ade mengutarakan sinergi penta-helix ini dapat menghasilkan tujuan yang saling berkesinambungan. "Dengan membawa industri ke kampus, perguruan tinggi dapat mempersiapkan SDM yang relevan dengan kebutuhan dunia industri. Sebaliknya, dunia industri juga dapat mengoptimalkan SDM serta reka cipta yang dihasilkan kampus untuk dimanfaatkan oleh industri," jelasnya. (RO/R-1)

BERITA TERKAIT