25 October 2020, 19:21 WIB

Dasar Kepemimpinan Harus Ditanamkan pada Siswa Sejak Dini


mediaindonesia.com |

LATIHAN Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bagi siswa sekolah lanjutan cukup penting. Dengan LDKS, para peserta didik atau siswa dapat dibentuk kepribadian mereka agar matang dalam memahami tentang kepemimpinan.

Selain itu, LDKS turut  membentuk personal leadership atau kepemimpinan  pribadi pada para siswa.

LDKS juga menanamkan para siswa mampu  menuntaskan kemampuan memimpin dirinya terlebih dahulu sebelum ia dapat memimpin orang lain atau organisasi.

Nantinya, para siswa bisa memiliki kedisiplinan dan tanggung jawab dalam tugasnya sebagai siswa maupun tugas dalam berorganisasi.

Penjelasan tersebut adalah benang merah dari kegiatan LDKS secara virtual yang dilaksanakan  SMAN 8 Jakarta, Sabtu (24/4) yang diikuti 345 siswa terdiri 145  peserta didik putra dan 200 peserta didik putri.

"Siswa harus menuntaskan kemampuan memimpin dirinya terlebih dahulu sebelum ia dapat memimpin orang lain atau organisasi, yang mana nantinya siswa bisa lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam tugasnya sebagai siswa maupun tugas dalam berorganisasi," kata Dr.Ratiyono,M.Si.yang menjadi narasumber kegiatan LDKS.

Pada sesi diskusi, para peserta LDKS mengajukan banyak sekali pertanyaan yang menarik. Seorang siswa bernama Najwa bertanya sekaligus  memberi pernyataan menggelatik

“Berikan tugas pada orang sibuk, maka tugas itu akan segera selesai. Berikan tugas pada orang yang santai maka tugas itu tidak akan selesai,” kata Najwa dan bertanya apa maknanya.

“Ketika guru memberikan banyak tugas, apakah memang guru menganggap siswa sebagai orang sibuk?” tanya Najwa.

Dalam menanggapi pernyataan siswi terssebut, Dr. Ratiyono yang mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, menjelaskan,”Orang-orang yang sibuk biasanya akan mampu memanajemen waktunya, menyelesaikan tugas-tugas besar dengan sangat baik. “

Sementara itu, dalam sambutan kegiatan LDKS, Kepala SMA N 8 Jakarta, Rita Hastuti, mengatakan SMAN 8 Jkaarta memiliki reputasi yang baik dan para lulusannya menempati banyak posisi penting dan menjadi pemimpin di berbagai bidang di Tanah Air, termasuk tiga menteri di Kabinet Indonesia Maju di bawah pemerintah Jokowi saat ini.

“Bisa jadi apa yang telah dijalani selama di  SMAN 8, menjadi bagian yang menguatkan. Selamat mengikuti LDKS 2020,” kata Rita.

Dalam kegiatan LDKS, juga menghadirkan narasuver Penyuluh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta, Untung Subagio.

Pada  acara yang dipandu Drs.Kamid. Untung mejelaskan materi mengenai bahaya narkoba, jenis-jenis narkoba baru yang ditemukan, juga langkah pencegahan agar siswa tidak mencoba atau terjerumus ke dalam narkoba.

Pada sesi diskusi pertanyaan-pertanyaan yang diajukan siswa sangat menarik sehingga atmosfer tanya jawab terasa sangat seru dan menyenangkan.(RO/OL-09)

 

 

BERITA TERKAIT