12 September 2020, 07:00 WIB

AWS Academy dan ITSB Siapkan SDM Berkeahlian Komputasi Awan


RO | Humaniora

INSTITUT Teknologi Sains Bandung (ITSB) mengumumkan keikutsertaannya dalam AWS Academy, pada akhir Agustus lalu. Program pembelajaran untuk institusi perguruan tinggi tentang sistem cloud computing (komputasi awan) oleh Amazon Web Services (AWS) tersebut akan dimulai pada kuartal IV 2020.

Para mahasiswa dapat mengikuti kelas dan mendapatkan sertifikasi dari AWS untuk memperkuat daya saing mereka dalam industri komputasi awan yang saat ini tumbuh pesat. Pembelajaran secara fisik akan dimulai pada Januari 2021, di salah satu kampus ITSB dalam kawasan Digital Hub BSD City.

Kolaborasi ITSB dengan AWS Academy turut membantu program pemerintah untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul, dalam hal ini di bidang digital.

Kementerian Komunikasi dan Informatika memprediksi Indonesia membutuhkan 9 juta talenta digital pada 2030. Ini berarti Indonesia membutuhkan sekitar 900 ribu talenta digital per tahun.

Sinar Mas Land menyambut baik kerja sama AWS Academy dengan ITSB di BSD City. "Kami menyadari pengembangan Amazon yang dilakukan di Asia Tenggara sejalan dengan kebutuhan negara kita, mulai dari ketersediaan tenaga kerja hingga kebutuhan terhadap teknologi yang lebih canggih. Oleh sebab itu, Sinar Mas Land memberikan segala fasilitas untuk pengembangan tersebut di BSD City yang kini bertransformasi menjadi the first integrated smart digital city," ujar Project Leader Digital Hub Sinar Mas Land, Irawan Harahap, melalui siaran persnya Jumat (11/9) malam.

Irawan berharap keberadaan Amazon melalui AWS Academy memperkaya ekosistem digital kawasan Digital Hub BSD City, sekaligus memberikan nilai tambah kepada para peserta AWS Academy. Digital Hub BSD City akan mendukung AWS Academy dengan berbagai fasilitas dan kelengkapan infrastruktur yang dibutuhkan.

Di sisi lain, AWS Academy Global Team Lead, Scott McKinley mengutarakan industri saat ini membutuhkan sangat banyak pekerja IT dengan keahlian cloud computing. "Oleh sebab itu dengan bangga kami membantu para mahasiswa ITSB dalam pembelajaran di bidang ini. Dengan AWS Academy, mahasiswa akan dilengkapi dengan keahlian praktik yang diperlukan saat memulai karier di bidang cloud computing," ujarnya.

Sedangkan Rektor ITSB Prof Dr Ir Ari Darmawan Pasek MSc mengimbuhkan bahwa dengan menggunakan kurikulum yang dikembangkan oleh AWS Academy, pihaknya akan menambahkan materi cloud computing dalam kurikulum pendidikan ITSB untuk menyiapkan para mahasiswa menjadi tenaga kerja berkompetensi cloud computingmputing. "Materi Pembelajaran dari AWS Academy meliputi cloud foundations, cloud architecting, cloud developing, dan machine learning foundations," ucapnya.

Masing-masing paket dipelajari dalam rentang waktu 20-40 jam. Seluruh kelas, praktik, dan proyek kerja langsung ditangani para pengajar yang memiliki sertifikasi dari AWS Academy. Pembelajaran ini berlangsung dalam kelas atau bootcamp yang diselenggarakan ITSB.

Digital hub

Sinar Mas Land telah memulai transformasi kota mandiri terbesarnya, BSD City, menjadi smart city pertama yang terintegrasi. Sinar Mas Land juga mengembangkan Digital Hub di area BSD City.

Digital Hub merupakan area seluas 26 hektare yang didedikasikan untuk perusahaan rintisan, komunitas, lembaga pendidikan, serta perusahaan multinasional yang berfokus pada industri digital dan teknologi.

Seiring dengan perkembangannya, Digital Hub menjadi rumah bagi pusat pengembangan inovasi bagi beberapa perusahaan global hingga kini, termasuk AWS Academy.

Kurikulum AWS Academy dikembangkan dan dikelola secara spesifik oleh para ahli agar selalu sesuai dengan kebutuhan terkini. Pembelajaran diberikan oleh pengajar yang terakreditasi sehingga dapat membantu mahasiswa agar mampu dalam mengoperasikan teknologi dari AWS. (S-1)

 

BERITA TERKAIT