09 August 2020, 16:23 WIB

Paskibraka 2020 Jalani Latihan yang Berbeda di Tengah Pandemi


Astri Novaria |

PASUKAN Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2020 berlatih dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat mulai dari penggunaan masker dan pelindung wajah, sarung tangan, hingga menjaga jarak.

Hal tersebut disampaikan para anggota Paskibraka 2020 sebagaimana siaran pers dari Biro Pers Sekretariat Presiden yang diterima di Jakarta, Minggu (9/8).

Baca juga: Pasien Covid-19 di Secapa AD Sembuh jadi 1.241 Orang

"Kalau latihan yang pasti jauh berbeda dari tahun lalu. Dulu bangun jam lima terus peregangan (pemanasan) sama-sama. Kali ini peregangan sendiri-sendiri, terus jaga jarak dua meter," kata salah satu Anggota Paskibraka asal SMAN 1 Bireuen, Aceh, Indrian Puspita Rahmadhani di Cibubur.

Pandemi Covid-19 menjadikan latihan yang dilalui oleh para anggota Paskibraka 2020 terasa berbeda. Mulai dari jumlah anggota yang berkurang hingga aktivitas pelatihan yang harus berdisiplin tinggi terhadap protokol kesehatan untuk keselamatan dan kenyamanan bersama.

Jumlah anggota Paskibraka pada tahun ini juga dibatasi menjadi delapan orang dari yang tahun sebelumnya berjumlah 68 orang.

Hal senada disampaikan Sylvia Kartika Putri yang merupakan perwakilan asal SMA Swasta Kartika I-4, Pematang Siantar, Sumatera Utara. Menurutnya, latihan kali ini memang terasa berbeda dari yang biasanya ramai menjadi hanya delapan orang saja. Selain itu, selama pelatihan berlangsung, ia bersama rekan-rekan lainnya juga harus berdisiplin menjalankan protokol kesehatan.

"Latihan dimulai dari jam tujuh pagi. Harus tetap gunakan masker, face shield, sarung tangan, dan tetap jaga jarak," kata Sylvia.(Ant/OL-6)

BERITA TERKAIT